Polda Kepri Kerahkan Ribuan Personel Jaga Natal dan Tahun Baru 2022

Polda Kepri Kerahkan Ribuan Personel Jaga Natal dan Tahun Baru 2022

Aparat menggelar apel gabungan pengamanan Natal dan Tahun Baru di Batam (Foto:ist)

Batam, Batamnews - Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) bersama TNI, FKPD, serta stakeholder terkait menjamin keamanan sejumlah tempat saat Natal dan Tahun Baru 2022 di wilayah Kepri.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyebut, Operasi Lilin pengamanan Natal dan Tahun Baru 2022 akan dilaksanakan selama 10 hari. Dimulai 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia, fokus pengamanan Operasi Lilin yaitu gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

Baca juga: Aparat Jaga Ketat 42 Gereja di Karimun saat Natal dan Tahun Baru

"Ketika operasi tersebut berhasil, maka masyarakat dapat melaksanakan aktivitas ibadah Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman baik itu dari gangguan Kamtibmas maupun dari bahaya Covid-19," ujar Ansar.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri Kompol Robby Topan Manusiwa menambahkan, untuk di Kepri sendiri, adapun personel yang dilibatkan dalam Operasi Lilin Seligi 2021 yakni sebanyak 1.867 personel.

"Yang terdiri dari personel Polda Kepri, personel Polres Jajaran Polda Kepri dan Instansi terkait," bebernya.

Dikatakannya bahwa pemerintah mengeluarkan instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 66 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada saat Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Baca juga: Waspada Covid! Begini Aturan Pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2022 di Kepri

Instruksi tersebut berisikan untuk pelaku perjalanan jarak jauh dengan transportasi umum harus Vaksin lengkap dan Tes Antigent 1×24 jam.

Selain itu juga harus memperbanyak dan memaksimalkan penggunaan PeduliLindungi di tempat Publik serta menutup alun-alun pada tanggal 31 Desember 2021 dan Januari 2022. Melarang arak-arakan, pawai tahun baru baik terbuka atau tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Serta meniadakan perayaan Natal dan Tahun Baru di pusat perbelanjaan atau Mall.

"Kami imbau masyarakat Kepri untuk bersama-sama berupaya sekuat tenaga agar virus Covid-19 dan varian Omicron tidak meluas di Kepri dengan menghindari kerumunan," pungkasnya.

(rez)