Princip Muljadi, CEO Central Group Bagi-bagi Resep Sukses Bisnis Properti

Princip Muljadi, CEO Central Group Bagi-bagi Resep Sukses Bisnis Properti

CEO Central Group, Princip Muljadi.

SALAH satu perusahaan developer tersukses di Batam, Central Group tentunya tak lepas dari sentuhan tangan dingin pimpinan. Cerita menarik dibagikan oleh sang suksesor Central Group.

Kepada Batamnews, CEO Central Group, Princip Muljadi bercerita panjang lebar. Mulai dari awal karirnya di dunia perbankan hingga menjadi penerus sang ayah melanjutkan bisnis properti developer.

"Bagi saya kunci sukses itu tak ada yang menjadi rahasia. Semua kami lakukan itu sebenarnya simple," kata Princip.

Sebagai perusahaan developer, menurutnya, penyedia hunian harus tau siapa konsumennya dan apa yang dibutuhkan mereka. Menurutnya hal itu bisa dikatakan understanding customer need.

"Saya punya tim yang hebat di Central yang bersama saya selama 14 tahun. Setiap konsep yang kami rancang itu tidak asal-asalan. Semuanya go ahead aja," ujar dia.

Princip bersama Central Group akan selalu memberikan sesuai keinginan customer dan bahkan lebih. Baginya, kepuasan pelanggan adalah prioritas dan yang paling utama.

Awal Mula Karir 

Princip merupakan mahasiswa lulusan University of Technology Sidney Australia jurusan Finance and Banking. Awal mula ia bekerja yakni di Bank Central Asia (BCA) Jakarta kurun waktu 7 tahun.

Di tahun 1999, ia kembali ke Batam membantu mengurus perusahaan milik sang ayah, Muljadi. Lalu di 2005 ia fokus bersama Central Group.

Central Group telah memiliki beberapa proyek seperti The Central Sukajadi, Central Raya Tiban, Central Raya Batuaji, Central Raya Tanjunguncang, Central Laguna Hills dan Central Hills.

"Kalau diperhatikan di perusahaan kami, itu ada tagline sebagai misi: Fulfilling Dreams, Building Homes and Creating Communities," katanya.

Bagi dia, developer itu bukan menjual rumah, tapi menjual impian keluarga muda yang ingin mendapatkan hunian layak.

"Impian keluarga muda yang ingin mendapatkan rumah dan mereka membeli rumahnya itu bisa imagine atau tidak, pasalnya 30 sampai 50 persen gaji mereka dikeluarkan untuk membayar cicilan rumah selama 10 tahun. Jadi kami wajib memberikan yang terbaik," kata Princip.

Selanjutnya: Perbedaan Central Group dengan Perusahaan Developer Lain...

 

Kesuksesan Central Group menggarap hunian tentunya terjadi bukan secara instan. Kepercayaan customer harus dipertahankan agar perusahaan terus berkembang.

"Kalau bicara apa yang membedakan bukan dengan sengaja kami membedakan. Yang terjadi itu mulai dari visi dan misi. Pada saat kami membangun, kami memikirkan kebutuhan costumer, bolak balik di situ aja," ujar dia.

Sebagai petinggi Central Group, ia selalu mengatakan kepada seluruh tim bahwa bangunan harus yang terbaik. Bagaimana membuat masyarakat yakin dan percaya kepada perusahaan mereka.

"Ini adalah darah keringat impian orang-orang. Bukan sekedar membangun asal-asalan. Itu kepercayaan yang kami berikan sebagai bukti nyata. Jadi trust adalah yang terpenting," kata Princip.

Melihat perkembangan properti di Batam, ia optimis. Pihaknya percaya bahwa selama Central Group memberikan yang berbeda dari yang lain, pasti pangsa pasar akan mencarinya.

"Kemudian, kalau kita lihat banyak sekali program pusat yang mengangkat tourism ekonomi di Batam, otomatis properti pasti naik," katanya.

Tips Agar Bisnis Terus Berkembang

Untuk bisa go public, menurut Princip, fondasi dari bisnis haruslah kokoh. Ia sangat percaya untuk di internal secara sistem dan manajemen harus kuat.

"Saya percaya apabila kami sudah besar, kami harus punya tim yang hebat dan pastinya satu visi misi. Saya yakin Central Group akan go national, karena yang saya bangun ini bukan cuma rumah saja tapi development, menjadi yang terpercaya dan terbaik," katanya.

Dilanjutkannya, bisnis itu dibangun bukan dari kehebatan satu orang, bisnis itu dibangun dari kekuatan tim, manusia dan sistem. Apabila itu bejalan dengan baik, otomatis pasti bisnis berjalan sesuai rencana, seperti auto pilot.

Sama seperti perusahaan perbankan, Central Group juga memiliki customer service. Tujuannya tentu melayani segala macam bentuk keluhan para customer.

"Dari tahun lalu kami sudah membangun itu (customer service). Jadi sales atau agen kami hanya menjual rumah, setelah itu diserahkan ke customer service. Saya belajar itu dari perbankan," ujarnya.

Terlepas dari kesuksesan yang didapat, ia percaya jika semuanya dibangun atas dasar komunikasi yang baik. Tanpa komunikasi yang baik, mungkin perkembangan perusahaannya tak sepesat seperti sekarang ini.

"Bagi saya komunikasi itu penting. Jadi saya sebagai tertingginya apapun yang ingin saya sampaikan itu harus sampai ke semua. Jangan sampai stuck communication. Bahkan saya sering turun ke lapangan untuk menjalin komunikasi sebaik mungkin," kata Princip.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari sosok Princip Muljadi. Raihannya saat ini bukan semata-mata dari orang tuanya, namun kegigihannya menjalankan bisnis dengan tekad dan visi misi yang bulat. 

(jun)