Musim Hujan, Omset Penjual Es Tebu di Batam Turun

Musim Hujan, Omset Penjual Es Tebu di Batam Turun

Salah satu sudut Kota Batam diguyur hujan (Foto:Arjuna/Batamnews)

Batam, Batamnews - Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), tak henti-hentinya diguyur hujan. Setidaknya hampir setiap hari pada awal November ini hujan selalu membasahi sejumlah wilayah.

Sejumlah warga nampaknya kurang senang dengan cuaca yang tak bersahabat itu. Berbagai keluhan seperti kendala saat bepergian dan lain-lain acap dilontarkan.

"Kayak judul lagu Guns n Roses, bang. Yang judulnya November Rain," gurau Hendrik salah seorang warga Bengkong, Batam, Selasa (9/11/2021) siang.

Dia tampaknya sedang buru-buru. Ingin berangkat kerja di salah satu instansi. Namun terhambat akibat faktor cuaca.

"Dimaklumi lah, karena ini kan (hujan) kehendak Tuhan, ya. Mau marah juga nggak etis, tapi kalau kayak gini melulu juga kesal. Kita mau kerja soalnya kan, pake motor pulak lagi," kata dia.

Baca juga: Supriadi, Anak Penjual Es Teh yang Bawa Timnas U-16 Juara

Begitu juga yang dirasakan oleh Indra, pedagang es tebu di Bengkong. Dagangannya kurang laris akibat dari faktor cuaca yang mendung hingga hujan belakangan ini.

"Kalau cuaca sedang panas lumayan, bang. Dapat lah untuk makan. Tapi kalau hujan gini gimana ya, minim lah pendapatan kita," katanya.

Ia enggan menyebutkan berapa pendapatan perharinya. Namun dia memberi gambaran jika kondisi seperti sangat ini sangat minim.

"Jangan ditanya lagi, bang. Sedikit lah (penghasilan). Ya, kita dagang kecil-kecilan juga. Dapat pun nggak seberapa. Tapi karena hujan tambah minim lagi," ujar Indra.

Ia tak dapat berbuat banyak. Pasalnya hal itu semua ialah faktor alam. Ditambah lagi cuaca diakhir tahun yang memang sering terjadi pancaroba.

(jun)