Enam Hari PPKM Darurat di Batam, Amsakar: Efektif Tekan Kerumunan

Enam Hari PPKM Darurat di Batam, Amsakar: Efektif Tekan Kerumunan

Penyekatan jalan di kawasan Nagoya, Batam saat pelaksanaan PPKM Darurat. (Foto: Edo/batamnews)

Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau menilai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak Senin (12/7/2021) sudah berjalan efektif.

Aktivitas masyarakat sudah mulai jauh berkurang sejak saat itu, pemerintah daerah bersama TNI/Polri juga melakukan penyekatan di beberapa ruas-ruas jalan. 

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PPKM Darurat yang pada hari ini sudah memasuki hari keenam. 

“Aturan sudah dijalamkan dan berjalan efektif,” ujar Amsakar, Sabtu (17/7/2021). 

Baca: Batam Kaji Ulang Masa Perpanjangan PPKM Darurat

Dari penerapan PPKM Darurat ini, Amsakar melihat berbagai titik kerumunan sudah mulai terurai. Hal ini menandakan bahwa kesadaran kolektif sudah mulai tumbuh. 

"Walaupun masih ada sebagian kecil kerumunan di beberapa wilayah Sekupang dan Batam Kota," katanya. 

Ia berharap kesadaran kolektif ini bisa berlangsung seterusnya, dan melingkupi seluruh pihak. 

Berkaitan dengan kebijakan penerapan PPKM Darurat ini, Amsakar mengaku keputusan ini memang pahit, namun harus diambil untuk menekan kasus Covid-19. 

Baca: PPKM Darurat: Pedagang Kecil di Batam Makin Menjerit

"Kalau boleh kami minta maaf kepada masyarakat, kami ini minta maaf karena sudah mengambil kebijakan PPKM darurat. Kami lebih minta maaf lagi kepada Allah kalau ada korban yang berguguran jatuh. Istilahnya tak ada pilihan bagi kita," katanya.

Untuk poin evaluasi yang lain, menurutnya perkembangan kasus Covid-19 saat ini dari segi tingkat kesembuhan sudah mulai membaik. Walaupun penambahan kasus Covid-19 masih pada kisaran di atas 200 orang. 

"Semoga di hari ke-6 ini ada lagi penurunan kasus. Itulah yang menjadi evaluasi kami," jelasnya. 

Baca: Pemerintah Perpanjang Masa PPKM Darurat hingga Akhir Juli 2021, Batam-Tanjungpinang Ikut?

Ia menambahkan pihaknya juga sering mengingatkan Satpol PP untuk melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Sehingga membangun komunikasi positif agar tak ada benturan di bawah.

"Saya juga sampaikan petugas-petugas agar tidak berkumpul minum-minum kopi di satu titik. Jangan yang lain sudah bertungkus lumus. Hanya karena nila setitik rusak susu sebelanga," kata dia. 

Namun demikian, statistik menunjukkan perkembangan kasus Corona di Batam tetap tinggi pada masa penerapan PPKM Darurat.

Data harian terakhir per Jumat (16/7/2021) terdapat 417 kasus baru, 425 pasien sembuh dan 12 orang meninggal dunia.

Baca: Update Corona Batam: 417 Kasus Baru, 425 Pasien Sembuh dan 12 Meninggal Dunia

(ret)
VIDEO DARI BATAMNEWS :