Update Corona Batam: 417 Kasus Baru, 425 Pasien Sembuh dan 12 Meninggal Dunia

Update Corona Batam: 417 Kasus Baru, 425 Pasien Sembuh dan 12 Meninggal Dunia

Ilustrasi.

Batam, Batamnews - Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Kepulauan Riau kembali memperbarui data perkembangan kasus Corona, Jumat (16/7/2021).

Data terbaru secara harian menunjukkan tambahan kasus baru, pasien sembuh dan angka kematian sama-sama tergolong tinggi.

Tercatat ada 417 kasus baru yang dilaporkan. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam perjalanan pandemi Corona di Batam.

Sebelumnya rekor tertinggi kasus baru Corona di Batam tercatat pada Jumat (9/7/2021) pekan lalu sebanyak 393 orang.

Baca: Gejala Varian Delta Mirip Pilek Biasa, Ini yang Perlu Dicurigai Covid-19

Rincian kasus baru terdiri dari 307 kasus bergejala, 77 kasus tanpa gejala, 2 kasus konfirmasi perjalanan, 30 kasus konfirmasi kontak dan 1 kasus tanpa konfirmasi perjalanan maupun kontak.

Sejak 1 Juli 2021 hingga hari ini, tercatat ada 4.705 kasus baru positif Corona. Jumlah sementara ini telah melebihi akumulasi positif Covid-19 selama bulan Juni 2021 sebanyak 4.232 kasus.

Sementara secara akumulasi, terdapat 18.292 kasus positif Covid-19, dengan kasus aktif mencapai 2.854 atau 15,60 persen.

Adapun jumlah pasien sembuh Covid-19 harian juga cukup tinggi yakni sebanyak 425 orang. Tambahan pasien sembuh ini mendongkrak angka kesembuhan menjadi 15.010 orang atau 82,05 persen.

Baca: Warga Minta Bantuan Sembako PPKM Darurat di Batam, Rudi: Nanti Diusahakan

Sedangkan pasien meninggal dunia meningkat tajam dibandingkan sehari sebelumnya. Ada 12 orang yang dilaporkan menininggal dunia pada hari ini.

Tingkat kematian meningkat menjadi 2,34 persen atau sebanyak 428 orang secara akumulatif.

Sebaran Pasien

 

Tingginya tambahan kasus baru dan pasien sembuh berpengaruh pada pada turunnya jumlah pasien isolasi mandiri.

Pada hari ini, terdapat 2.202 orang pasien yang menjalani isolasi mandiri. Ada 1.985 orang isolasi mandiri di rumah, 241 orang di Asrama Haji Batam dan 3 orang di Gedung Bapelkes.

Pasien non-isolasi mandiri yang dirawat intensif di sejumlah rumah sakit rujukan juga fluktuatif.

Baca: Pemerintah Larang Penjualan Alat Rapid Test Antigen Mandiri, Ini Alasannya

Seperti di RS Bunda Halimah merawat 7 pasien, RS Awal Bros merawat 68 pasien, RS Bhayangkara 29 orang, RS Mutiara Aini 1 orang dan RS Budi Kemuliaan 44 orang. 

Kemudian, RS Soedarsono Kabil 5 orang, RS Harapan Bunda 25 orang, RS Camatha Sahidya 20 orang, RS Charis Medika 1 orang.

RSUD Embung Fatimah 101 pasien, RS Elisabeth Batam Kota 87 pasien, RS Elisabeth Sei Lekop 16 pasien, RS Elisabeth Lubuk Baja 17 pasien, RSBP Batam 20 pasien dan RSKI Galang kini merawat 123 pasien.
 

(ret)