Politisi PKS Tanjungpinang: Vaksinasi Jangan Jadi Klaster Covid

Politisi PKS Tanjungpinang: Vaksinasi Jangan Jadi Klaster Covid

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tanjungpinang, Raja Dachroni (Foto:ist)

Tanjungpinang, Batamnews - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tanjungpinang, Raja Dachroni berharap penyelenggaraan vaksinasi tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes). Jangan sampai muncul kluster Covid di tempat penyelenggaraan vaksin.

"Kita harus serius menangani Covid-19 ini dan konsisten dengan prokes jaga jarak dan tidak berkerumun. Pemerintah selalu menggaungkan hindari kerumunan dan kurangi mobilitas, tapi penyelenggaraan vaksin masih relatif banyak yang mengundang kerumunan," kata dia kepada Batamnews, kemarin.

Menurut Sekretaris DPD PKS Tanjungpinang ini, vaksin adalah ikhtiar pencegahan Covid-19. Tapi ikhtiar itu tidak boleh dinodai dengan hal-hal yang menyebabkan penularan Covid itu semakin menjadi melalui kerumunan.

Baca juga: Dinkes Tanjungpinang Geber Vaksinasi Terealisasi 70 Persen hingga Agustus

"Menurut saya ada dua hal yang perlu diseriuskan dalam tata kelola pandemi ini, yaitu pertama tata kelola pencegahan, kedua tata kelola penanganan. Ikhtiar yang dilakukan dalam pencegahan selama ini saya rasakan belum optimal, begitu juga dengan penanganannya," ujar Dachroni.

"Vaksinisasi ini harus optimal dalam konteks ikhtiar pencegahan. Memang di lapangan kita sadari ini tidaklah mudah, tapi dengan keseriusan petugas untuk konsisten dalam prokes saya yakini tentu akan meningkatkan kesadaran masyarakat," kata tambahnya.

Menghadapi pandemi di tahun kedua ini, dia berharap pemerintah banyak belajar dari penanganan Covid di tahun pertama. Jangan sampai terulang kembali kekeliruan di tahun pertama dan cerita Covid ini bisa segera selesai.

"Semoga usai vaksinasi ini kita berharap cerita Covid-19 di Tanjungpinang dan Kepri pada umumnya bisa selesai, tentu kita semua perlu bersinergi dan satu frekuensi untuk menekan laju penyebarannya," pungkas Dachroni.

(ruz)
Komentar Via Facebook :