Pemkab Meranti Izinkan Salat Id Berjamaah di Halaman Kantor Bupati

Pemkab Meranti Izinkan Salat Id Berjamaah di Halaman Kantor Bupati

Warga menjalankan salat Idul Fitri 1440 H/2018 di halaman Kantor Bupati Meranti. (Dok. ist)

Meranti, Batamnews - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mengizinkan Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di halaman Kantor Bupati. 

Demikian isi dari Surat Edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat tertanggal 7 Mei 2021.

Dalam edaran tersebut, berisikan panduan takbir dan salat Idul Fitri. Itu ditujukan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Meranti.

Baca juga: Tim Gugus Tugas Guyur Disinfektan Jalanan di Meranti

Surat Edaran dengan Nomor 400/Kesra/V/2021/102 yang ditandatangani oleh Bupati Meranti, H Muhammad Adil itu jadi pedoman pelaksanaan salat Idul Fitri bagi wilayah zona hijau dan kuning. 

Boleh dilaksanakan di masjid, musala dan lapangan dengan kapasitas maksimal 50 persen dari daya tampungnya.

"Wilayah Selatpanjang dan sekitarnya kita masih berada di zona kuning dan hijau. Jadi Sholat Idul Fitri di halaman Kantor Bupati sesuai dengan edaran dan hanya diperbolehkan dengan kapasitas maksimal 50 persen. Itu akan diatur nanti di lapangan. Yang pasti tetap mengacu pada prokes. Kalau melebihi kapasitas kita sarankan ke tempat lain saja," papar Sekda Meranti Dr H Kamsol, Selasa (11/5/2021).

Meski diperbolehkan, panduan pelaksanaan salat tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes). Untuk di wilayah Selatpanjang, pemerintah setempat juga tetap menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PPKM). 

"Apabila cuaca memungkinkan, masyarakat juga dibolehkan salat di lapangan terbuka dan itu lebih baik daripada dalam ruangan tertutup," katanya.

Baca juga: Malam Lebaran di Meranti Tanpa Takbir Keliling

Meski begitu, Kamsol juga mengimbau kepada masyarakat yang mengalami sakit seperti demam, flu dan batuk agar tidak ikut datang salat berjamaah. Lebih dianjurkan untuk melakukan salat di rumah saja. 

"Mudah-mudahan pelaksanaan salat id dapat berjalan dengan aman dan lancar, dan tidak menimbulkan klaster baru," tutup Kamsol. 

(jun)