Arab Saudi Setujui Tambahan 10 Ribu Kuota Haji untuk Malaysia

Arab Saudi Setujui Tambahan 10 Ribu Kuota Haji untuk Malaysia

Ilustrasi.

Kuala Lumpur - Pemerintah Arab Saudi menyetujui permintaan  Malaysia untuk menambah kuota haji. Total terdapat tambahan 10 ribu jemaah bagi Negeri Jiran itu.

Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin mengatakan, permintaan tambahan kuota itu ia sampaikan saat bertemu  Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al-Saud, pekan ini.

"Ketika situasi haji kembali normal setelah pandemi Covid-19, kami akan mendapatkan kuota tambahan untuk jemaah haji kami," katanya kepada media Malaysia di akhir kunjungan resmi empat hari ke kerajaan.

Muhyiddin mengatakan Mohammed bin Salman memberikan jawaban dan jaminan yang sangat positif atas permintaan tersebut karena Arab Saudi selalu menyambut jemaah haji Malaysia yang dikenal berperilaku baik, disiplin, dan “tidak bermasalah”.

Mekkah dan Madinah juga sedang mengalami pengembangan ekspansi saat ini untuk melayani lebih banyak jemaah di masa depan, kata Perdana Menteri.

Namun, Muhyiddin mengatakan warga Malaysia perlu bersabar karena jumlah jemaah haji yang diizinkan untuk melakukan rukun Islam kelima tahun lalu sangat terbatas karena pandemi global.

Dia mengatakan beberapa kabar baik lainnya keluar dari pertemuan itu karena Malaysia dan Arab Saudi telah meresmikan inisiatif Layanan Jalan Mekah dengan penandatanganan nota kesepahaman yang akan memudahkan dan menyederhanakan proses pra-izin bagi jemaah haji dan umrah Malaysia.

Dia mengatakan ini termasuk pengaturan bandara, pemeriksaan visa dan paspor, prosedur bea cukai dan pengaturan logistik lainnya.

“Pendatang dari Malaysia tidak perlu lagi menunggu berjam-jam saat pemeriksaan imigrasi di negara ini. Bisa langsung ke bus yang sudah menunggu, ”katanya.

(gea)