Disperindag Meranti Jamin Stok Gas Melon Aman hingga Lebaran

Kabid Perdagangan di DisdagperinkopUKM Meranti, Ade Suhartian (Foto:Arjuna/Batamnews)

Meranti - Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisdagperinkopUKM) Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, menegaskan stok LPG 3 kilogram (kg) atau gas melon aman. Stok gas tersebut mencukupi menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

"Ada empat agen LPG di Meranti. Dari mereka tidak ada masalah mengenai ketersediaan gas itu hingga lebaran. Artinya stok aman," kata Kabid Perdagangan di DisdagperinkopUKM Meranti, Ade Suhartian, Jumat (26/2/2021).

Keempat agen besar yang dimaksud yakni, PT Mutiara Riski, PT Permina Jasa Meranti, PT Meranti Sopia Jaya Mandiri dan PT Sinergi Sejati Sampurna.

Sementara untuk harga eceran LPG bervariatif. Hal ini dikarenakan jarak tempuh tiap kecamatan yang berbeda-beda. Makanya harga tersebut mulai dari Rp 23.300 hingga Rp 26.700.

Selain jarak tempuh, penyesuaian harga eceran gas melon tersebut juga disebabkan ongkos angkut, suku cadang, perawatan dan lain-lain dalam proses penyaluran disetiap wilayah.

"HET (harga eceran tertinggi) itu di Kecamatan Rangsang Pesisir, yakni Rp 26.700. Untuk harga terendah di Kecamatan Pulau Merbau Rp 23.300," paparnya

Ade juga tidak menampik jika menjelang Ramadan hingga lebaran, terjadi kenaikan bahan pokok di Meranti. Pihaknya akan berupaya memastikan bahwa tidak ada kenaikan harga yang terjadi secara signifikan nantinya.

"Untuk gas melon, kita pastikan tidak ada yang menjual dengan keuntungan lebih dari Rp 700. Karena untuk harga pasar LPG sudah diatur dalam Surat Keputusan Bupati Nomor: 47/HK/KPTS/2014 tentang harga eceran gas tabung 3 kilo itu," sebut Ade.

Jika ada yang kedapatan menjual LPG 3 kilogram dengan keuntungan lebih dari Rp 700, maka diminta masyarakat yang mengetahui hal tersebut segera melapor ke DisdagperinkopUKM guna dilakukan penindakan.

(cr-8)

SHARE US :