https://www.batamnews.co.id

Tunjuk Langit Dipasang, Proyek Gurindam 12 Dekati Akhir Pengerjaan

Proyek Gurindam 12 di Tanjungpinang. (Foto: dok. Batamnews)

Tanjungpinang - Pekerjaan fisik penataan ruang dan jalan kawasan Tepi Laut Tanjungpinang, Kepulauan Riau atau yang disebut dengan Gurindam 12 (G12) hingga November 2020 ini telah mencapai 93 persen.

Sementara realisasi progres keuangan belum sebanding dengan pekerjaan fisik, dimana untuk realisasi keuangan baru mencapai 85 persen dari total anggaran sebsaar Rp 487 miliar

"Hingga November ini pekerjaan fisik secara keseluruhan telah mencapai 93 persen," kata Kepala Bidang Bina Marga PUPRP Provinsi Kepri Rodi Yantari, Sabtu (21/11/2020).

Terkini, pihak kontraktor tengah memasang Tunjuk Langit yang berada di samping Pelabuhan Sri Bintan Pura. Bahkan, pengerjaannya sudah dalam tahap finishing.

Untuk pekerjaan finishing lainnya tambahnya yakni pekerjaan opret jembatan, parit dinding jembatan dan juga saluran air secara keseluruhan.

"Untuk jembatan G12 dengan panjang 2,8 kilometer pada 7 Desember mendatang mudah-mudahan sudah bisa dilalui. Walau ada 1 Km jalan yang belum beton, namun sudah pengerasan dan tetap bisa dilalui," ujar Rodi.

Untuk penyelesaian jalan sepanjang 1 kilometer ini, Pemprov Kepri sudah menganggarkan di APBD 2021 dan dewan sudah menyetujui.

"G12 akan dianggarkan Rp30 miliar di 2021 dan bila sudah ketok palu bisa langsung lelang. Anggaran itu untuk semenisasi, pengaspalan, pembangunan pendestarian jalan dan bahu jalan," jelas Rodi.

Rodi juga menyebutkan, bahwa untuk pekerjaan pembuatan lanskap dan taman tidak dianggarkam di PUPRP Kepri, melainkan nantinya dianggarkan di Dinas Perkim.

"Pekerjaan PUPRP Kepri untuk proyek G12 fokus pembangunan jambatan dan jalan, untuk taman nantinya dianggarkan di Perkim Kepri," ujarnya.

(sut)