MIN Lingga Terima Ratusan Kartu Perdana `Merdeka Belajar` dari Telkomsel

Kepala MIN Lingga menerima ratusan kartu perdana `Merdeka Belajar` dari Telkomsel Authorized Partner`s Dabo Singkep (Foto:Ist)

Lingga - Proses belajar mengajar baik ditingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) masih dilakukan dengan cara daring/online. Ini dilakukan karena pemerintah masih belum membuka sekolahan akibat pandemi virus Corona yang belum reda.

Kondisi ini pula menjadi perhatian bagi operator seluler Telkomsel. Kepedulian tersebut dibuktikan dengan peluncuran kartu perdana `Merdeka Belajar` dengan memberikan fasilitas kartu perdana secara cuma-cuma yang berisikan paket data 10 GB untuk kebutuhan belajar siswa.

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Lingga yang berada di Kampung Boyan, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, menjadi salah satu sekolahan di Kabupaten Lingga yang mendapatkan kartu perdana tersebut untuk keperluan belajar siswa. Kartu itu diserahkan pihak Telkomsel Authorized Partner's Dabo Singkep, Jumat (2/10/2020).

Kepala MIN Lingga, Zuhdi Insani menuturkan, program yang sudah digagas dan dilaksanakan pihak Telkomsel tersebut tentu sangat membantu meringankan para orang tua siswa dalam proses pembelajaran daring. Khususnya pembelian kuota internet.

"Kami sangat berterima kasih atas pemberian ini, Insya Allah secepatnya akan kita sampaikan kepada para siswa," ucap Zuhdi disela-sela serah terima 249 kartu perdana `Merdeka Belajar` di ruang majelis guru MIN Lingga, Jumat (2/10/2020).

Sementara dari, Perwakilan Telkomsel Authorized Partner's Dabo Singkep, Icha menjelaskan, nomor kartu perdana yang sudah diberikan tersebut diharapkan nantinya didaftarkan melalui Education Management Information System (EMIS), dengan tujuan siswa dapat menikmati paket data internet gratis dari Telkomsel untuk selanjutnya.

"Untuk pertama ini siswa mendapatkan 10 GB khusus untuk kuota belajar dan setelah itu isi ulang sebesar Rp 5,000-, akan mendapatkan 11 GB, dengan rincian 1 GB paket internet reguler dan 10 GB paket kuota belajar, ini berlaku sampai Desember 2020," pungkas Icha.

(ruz)
SHARE US :