Meski Belum Rapid Test, 11 Pengawas Pilkada di Bintan Tetap Bertugas

Petugas pengawas pilkada Bintan menjalani Rapid Diagnostic Test. (Foto: Ary/batamnews)

Bintan - Sedikitnya 11 petugas pengawas Pilkada Serentak 2020 yang bertugas di kecamatan, kelurahan dan desa di Kabupaten Bintan hingga kini belum menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT). 

Meskipun demikian, mereka tetap bekerja ke lapangan untuk mengawasi jalannya proses pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilaksanakan KPU Bintan.

Komisioner Bawaslu Bintan Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Ondi Dobi Susanto membenarkan jika ada beberapa petugas pengawas di kelurahan dan desa atau PKD yang belum RDT. Mereka berasal dari 3 kecamatan.

"Ada 10 PKD dan 1 Panwascam yang belum RDT hingga saat ini. Dikarenakan jarak dan juga belum ada keputusan dari instansi terkait untuk pelaksanaan RDT tersebut," ujar Ondi, kemarin.

Pada 15 Juli lalu, Bawaslu Bintan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan untuk melaksanakan RDT kepada petugas pengawas. Mulai dari level Bawaslu, Panwascam hingga PKD. 

Namun saat itu baru 86 orang yang ikut RDT. Diantaranya 15 orang dari Bawaslu Bintan, 29 orang Panwascam, dan 41 orang PKD. Sedangkan 1 orang panwascam yaitu dari Kecamatan Gunung Kijang belum RDT begitu  juga 10 PKD yang terdiri dari Desa Numbing Kecamatan Bintan Pesisir 1 orang, Tanjunguban Kecamatan Bintan Utara 1 orang serta 8 orang dari 7 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Tambelan.

"Satu panwascam yang belum RDT itu di Gunung Kijang. Namun bersangkutan sudah mengundurkan diri dan diganti oleh petugas baru," jelasnya.

Untuk PKD yang belum RDT itu dikarenakan beberapa kendala termasuk belum ada jadwal pasti dari Dinkes Bintan untuk pelaksanaan di Kecamatan Tambelan. Kemudian kendala jarak dan juga ada yang takut untuk menjalani tes kesehatan tersebut.

Apabila Dinkes Bintan telah memberikan kepastian terkait pelaksanaannya ini pihaknya akan meminta PKD dan panwascam melakukan RDT.

"Sambil menunggu kabar dari Dinkes Bintan kita minta PKD dan Panwascam untuk melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar serta taat dan patuh pada protokol kesehatan. Gunakan masker, bawa handsanitizer, dan jaga jarak," ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinkes Bintan, dr Gama AF Isnaeni membenarkan ada beberapa petugas pengawas pilkada yang belum jalani RDT pada 15 Juli lalu. 

"Secepatnya mereka akan dirapid tes," katanya. 

(ary)
SHARE US :
Komentar Via Facebook :