Hunian Ekonomis Rusun BP Batam, Berkah untuk Pekerja dan Masyarakat
Rusun BP Batam di Sekupang. (Foto: Dyah/Batamnews)
Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengelola hunian bagi perantau dalam bentuk Rumah Susun (Rusun).
Rusun yang dikelola BP Batam tersebar di 5 daerah di Kota Batam, yaitu di Sekupang, Tanjung Uncang, Mukakuning, Kabil, dan Batu Ampar.
Hadirnya rumah susun BP Batam menjadi pilihan tempat tinggal sementara bagi para buruh atau pekerja yang mengadu nasib di Batam.
Penyewaan kamar di Rusun BP Batam dibagi menjadi dua, yakni umum dan korporasi. Korporasi yaitu kamar yang disewa langsung oleh perusahaan dalam waktu tertentu untuk pekerja kontraknya.
Sedangkan kategori umum adalah kamar yang disewa oleh perseorangan. Sehingga masyarakat umum terutama masyarakat berpenghasilan rendah bisa menyewa hunian murah dan luas di Rusun BP Batam.
“Rusun kami tidak hanya disewa pekerja tapi juga diperuntukkan untuk masyarakat umum. Seperti contohnya rusun Mukakuning. Saat ini pekerja masih 80 persen tapi 20 persen bukan pekerja,” kata Manager Komersial Unit Usaha Hunian, Gedung Agribisnis, dan Taman BP Batam, Herawan.
Rusun BP Batam juga sangat cocok untuk masyarakat yang berkeluarga. Tidak hanya satu petak kamar, setiap unit di Rusun BP Batam terdiri dari kamar tidur, dapur, dan kamar mandi.
Fasilitas lainnya yang akan didapatkan penyewa adalah, tempat tidur termasuk bantal dan kasur, lemari pakaian, jemuran dan gorden. Penyewa juga bisa memilih fasilitas lainnya yaitu AC atau kipas Angin.
Dengan fasilitas lengkap setiap unitnya, harga tiap kamar yang disewakan di Rusun BP Batam dibanderol mulai dari Rp 350 ribu rupiah.
Rusun BP Batam juga terjaga keamanannya karena ada pengamanan 24 jam. Untuk fasilitas umum, setiap Rusun BP Batam dilengkapi dengan rumah ibadah, sarana olahraga, tempat cuci tangan, area komersil.
“Hadirnya rumah susun ini, dimana basic dari pembangunan rusun sendiri menunjang kegiatan terutama buruh di Batam, selain itu juga menyediakan hunian murah,” ucap Herawan.
Komentar Via Facebook :