BMKG: Lingga Masuki Periode Basah, Waspada Banjir hingga Demam Berdarah

BMKG: Lingga Masuki Periode Basah, Waspada Banjir hingga Demam Berdarah

Ilustrasi

Lingga - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dabo Singkep, mengungkapkan bahwa di bulan April ini, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, memasuki priode basah. Hal ini ditandai dengan turunnya hujan berturut-turut pada awal bulan lalu.

"Kemudian dalam beberapa hari ini hujan juga akan turun dengan intensitas ringan hingga sedang, disertai angin kencang dan petir," kata Kepala BMKG Dabo Singkep, Sahat Mauli Pasaribu kepada Batamnews, Senin (27/4/2020).

Lanjutnya, bulan Mei akan menjadi puncak hujan yang pertama di tahun 2020. Di bulan Mei juga akan lebih sering terjadi hujan. Maka yang perlu diwaspadai yakni, genangan air dimana-dimama jika penataan lingkungan yang kurang baik, serta bencana tanah longsor.

"Banjir juga bisa terjadi, terutama pada sungai yang dangkal di saat hujan lebat ditambah pasangnya air laut. Selanjutnya waspada demam berdarah, karena akibat terjadinya genangan air, dapat menumbuhkan jentik-jentik nyamuk," ujar Sahat.

Ia menjelaskan, Intensitas hujan akan mulai turun sedikit memasuki bulan Juni. Kemudian pada bulan Juli akhir akan memasuki periode kering kembali.

"Sebelumnya dapat kami sampaikan untuk Iklim di Kabupaten Lingga ada masa periode kering, yaitu akhir Januari sampai bulan Maret, dan keadaan tersebut dampak yang diwaspadai adalah pasokan sumber air akan berkurang serta terjadinya Karhutla," sebutnya.

Hubungan Cuaca dengan Covid-19

 

Hubungan keadaan cuaca dengan Covid-19 yakni, jika hujan akan terjadi dalam beberapa hari, maka akan mengakibatkan penurunan suhu dan naiknya kelembaban udara, sehingga daya tahan tubuh akan menurun. Jika hal ini terjadi, maka akan mudah terkena penyakit termasuk Covid-19.

"Jadi kami minta masyarakat untuk waspada. Terapkan perilaku hidup sehat, makan yang bergizi dan bervitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh," ajak Sahat.

Dari analisa atmosfer dalam beberapa hari yang lalu ditambah beberapa hari ke depan, di Kabupaten Lingga kata Sahat terdapat pola belokan angin didukung dengan kelembapan udara yang cukup tinggi serta adanya penumpukan massa udara akibat perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah Kepulauan Riau (Lingga).

Akibat dari hal itu, maka akan menyebabkan bertambahnya peluang pembentukan awan-awan hujan. "Kondisi cuaca besok hari masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang.

(ruz)