Transmisi Lokal Corona di Tanjungpinang dari Klaster Petaling Malaysia

Transmisi Lokal Corona di Tanjungpinang dari Klaster Petaling Malaysia

Ilustrasi.

Tanjungpinang - Transmisi lokal virus corona terjadi di Tanjungpinang banyak berasal dari klaster petaling (penularan dari kegiatan tabligh akbar di Petaling Jaya Malaysia). Sejumlah jemaah tabligh asal Tanjungpinang terkonfirmasi Covid-19.

Seorang pejabat Pemko Tanjungpinang HS (58), meninggal Minggu (12/4/2020) lalu. HS sendiri tidak pernah melakukan perjalanan ke luar daerah. Ia diduga tertular dari ayahnya HM (82) yang sempat ikut kegiatan di Petaling

HM merupakan pasien 22 Kepri, sementara ayahnya; yakni, HS pasien 21 Kepri yang kini masih dirawat di RSUP Ahmad Thabib.

Transmisi lokal juga disebutkan terjadi. Bahkan menantu HM, seorang wanita (23 tahun) juga positif Covid-19.  Hanya saja kondisinya baik dan tak menunjukkan gejala. Wanita tersebut dikarantina mandiri di rumah.

Terkait karantina di rumah, Kadinkes Kepri, Tjetjep Yudiana menjelaskan jika yang bersangkutan dalam kategori sehat. Ia diminta untuk menjaga kesehatannya hingga tes PCR dilakukan nantinya menunjukkan hasil negatif

"Jadi sekali lagi saya tegaskan, beliau itu positif Covid-19, tetapi sebagai orang tanpa gejala (OTG). Kalau positif Covid-19, dalam kondisi sakit, wajib dirawat di rumah sakit, tidak mungkin dikarantina di rumah," kata Tjetjep di Tanjungpinang, Rabu (15/4/2020).

Tjetjep berharap persoalan itu tidak dipolemikkan. Ia memberi dukungan agar wanita tersebut diberi dukungan agar segera pulih.

"Pihak keluarga sedang berduka," ucapnya.

Sementara itu istri dan anak-anak HS lainnya juga dalam kondisi sehat. Berdasarkan hasil tes PCR, mereka dinyatakan negatif.

(sut)