Iceberg Rusia Tawarkan Pengembangan Pembangkit Listrik Terapung di Batam

Pertemuan BP Batam dengan perwakilan Iceberg. (Foto: dok BP Batam)

Batam - Perusahaan asal Rusia, Energy Iceberg menawarkan kerjasama pengembangan pembangkit listrik atas air (Floating Power Plant) kepada Badan Pengusahaan BP Batam. Kedua pihak melakukan pembicaraan di Gedung Marketing Center BP Batam, Senin (3/2/2020) lalu.

Perusahaan yang berada dalam grup United Shipbuilding Corporation JSC itu menawarkan kepada BP Batam untuk dapat melakukan pengembangan pembangkit listrik dengan sumber energi atom sebagai inti dari sumber energi.  

Aleksey Petrov dan Sergey Korneevets yang didampingi oleh Ilya Shirmanov, perwakilan dari pemerintah Russia di Jakarta, menyampaikan ketertarikannya untuk melakukan kerja sama tersebut.

Mereka ingin berkontribusi dalam pengembangan pertumbuhan industri di Batam, yang memiliki status free trade zone (Kawasan Perdagangan Bebas Batam)

"Kami hadir di sini sebagai mitra kerja yang ingin menawarkan apa yang sudah kami lakukan selama beberapa tahun ini dalam upaya pengembangan energi untuk menopang kebutuhan industri, khususnya di Batam. Mengingat potensi yg di miliki oleh Batam sebagai kawasan industri dan investasi," kata Aleksey Petrov.

Iceberg dikatakannya perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan energi listrik untuk menopang kebutuhan industri. Iceberg JSC juga merupakan perusahaan yang bergerak di bidang desain pembuatan kapal, R&D dan pembangunan instalasi energi atom.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Dendi Gustinandar mengatakan, dalam pertemuan tersebut dibahas bagaimana prosedur membangun perusahaan di Batam baik dari perizinannya, lokasi maupun informasi mengenai upaya pembiayaan dalam mewujudkan rencana proyek tersebut.

"Saat ini adalah waktu yang tepat bagi Batam untuk dapat bangkit kembali sebagai daerah tujuan investasi di wilayah Kepulauan Riau. Kami berharap dengan kunjungan Iceberg ke sini akan memberikan angin segar bagi perkembangan Batam ke depan. Tentunya melalui mereka informasi mengenai Batam akan dapat tersampaikan mengingat masih banyak yang belum mengetahui potensi yang dimiliki oleh Batam," ujar Dendi Rabu (5/2/2020).

Setelah dari Batam, Iceberg JSC Rusia berencana akan berkunjung ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan juga Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Jakarta.

 

(das)
SHARE US :