Pemkab Bintan Alokasikan APBD Rp 22,7 M Sukseskan Pilkada 2020

Pemkab Bintan Alokasikan APBD Rp 22,7 M Sukseskan Pilkada 2020

Ilustrasi.

Bintan - Pemkab Bintan mengalokasikan APBD Rp 22,7 miliar untuk mensukseskan Pilkada Bintan 2020 mendatang. Dana itu dikucurkan untuk 3 lembaga yakni penyelenggara, pengawasan serta pihak keamanan dalam hal ini Polres Bintan.

Asisten I Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Bintan; Supriono mengatakan, tahun depan kepemimpinan Apri Sujadi dan Dalmasri Syam di Kabupaten Bintan akan berakhir.

“Tentunya kita akan support siapapun yang terpilih nanti sebagai pemimpin di Bintan. Semoga kita dapatkan pemimpin yang benar-benar amanah, adil dan visi untuk masyarakat lebih diutamakan,” ujar Supriono di Gedung Convention Bhadra Resort, Rabu (27/11/2019).

Pemkab Bintan memberikan dukungan penuh terhadap pendanaan. Mulai dari KPU Bintan dikucurkan sebesar Rp 12,75 miliar, Bawaslu Bintan Rp 6,75 miliar dan Polres Bintan sebesar Rp 3,5 miliar.

Diharapkan dengan kucuran dana itu, Pilkada 2020 mendatang bisa berjalan dengan benar dan sukses.

"Kemudian partisipasi warga untuk memilih semakin meningkat. Sebab salah satu indikator demokrasi semakin bagus dan baik yaitu banyaknya warga yang terlibat dalam pilkada," terangnya.

Lalu juga keamanan dan kenyamanannya terjamin seperti pesta demokrasi yang digelar April 2019 lalu.

“Tentunya dalam pesta demokrasi akan ada pro kontra. Namun kami berharap tidak ada perpecahan di Kabupaten Bintan,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang menyebutkan, untuk menyukseskan pengamanan Pilkada Bintan 2020 mendatang pihaknya mengusulkan anggaran Rp 4,6 miliar ke Pemkab Bintan.

“Kami sudah ajukan dan masih digodok di DPRD. Tapi belum diketok palu kalau sudah diketok baru kita ajukan NPHD,” sebutnya.

Untuk pengamanan, kata Boy, 2/3 kekuatan personel siap dikerahkan. Kemudian juga melibatkan unsur TNI dan elemen masyarakat lainnya.

“Saya berharap masyarakat bintan berpartisipasi aktif dan ikut juga membantu mengamankan pesta demokrasi di daerah ini,” ucapnya.

(ary)