Milenial Lirik Golkar Maju Pilkada Lingga 2020
Erwan Bachrani beserta rombongannya saat mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal cabup Lingga di Partai Golkar (Foto:ist)
Lingga - Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Lingga, jadi lirikan para milenial sebagai kendaraan untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lingga 2020 mendatang.
Hal ini terbukti dengan adanya dua kandidat muda yang mengambil formulir bakal calon bupati dan wakil bupati Lingga dari partai tersebut. Mereka adalah Riky Sholihin serta Erwan Bachrani.
Riky tentunya bukanlah orang asing bagi masyarakat Negeri Bunda Tanah Melayu. Pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, April 2019 lalu, beliau ikut mencalonkan diri sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (Dapil) Kepri.
Namun sayangnya, pada kesempatan tersebut ia gagal meraup banyak suara. Riky hanya mampu meraih 32.910 suara masyarakat Kepri. Dengan hasil ini, ia pun berada di posisi 10 dari 12 calon DPD RI Dapil Kepri kala itu.
Riky pun tak patah arang, setelah gagal di DPD RI, ia kini mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Lingga dari Partai Golkar. Riky tentu saja menjadi salah satu kandidat muda yang cukup potensial untuk dipertimbangkan Partai Golkar.
Riky Sholihin ikut bepartisipasi pada Pilkada Lingga 2020 dengan mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di Partai Golkar (Foto:dok.fb)
Begitu juga dengan Erwan Bachrani. Pria ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lingga. Kini ia yang baru berusia 37 tahun tersebut menjabat sebagai Bendahara Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kepri.
Erwan mengambil formulir pendaftaran baka calon wakil bupati Lingga ke Partai Golkar, Jumat (1/11/2019). Pada kesempatan itu, ia didampingi Ketua AMPG Lingga, Ketua Projo Lingga dan Tanjungpinang, Ketua PEKAT IB, Sekretaris PPM Lingga, Ketua LSM Panglima dan Pengurus LSM Peduli.
Dalam pendaftaran tersebut, Erwan menyatakan bahwa ia siap memenangkan Pilkada Lingga 2020 jika direkomendasikan Partai Golkar. Kemudian selanjutnya ia juga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak partai untuk menentukan siapa calon bupati yang akan berpasangan dengannya pada kontestasi nanti.
"Keinginan saya maju ini adalah berangkat dari niat ingin memajukan Lingga lebih cepat dengan segala potensi yang ada, baik itu SDM maupun SDA," kata Erwan kepada Batamnews, Sabtu (2/11/2019).
Ia menjelaskan, komitmennya untuk kaum milenial yakni akan merealisasikan dalam program terpadu. Bahkan ia berkomitmen untuk program milenial pertahun yakni Rp 20 miliar, khususnya untuk peningkatan SDM melalui pelatihan dari semua potensi yang ada.
"Hal ini untuk membangun sumber daya ekonomi pemuda, serta peningkatan skill melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang sampai hari ini belum tersentuh. Jadi kita akan fokus untuk pengembangan SDM milenial agar menjadi pengusaha," pungkasnya.
Namun demikian, disebalik dua kandidat dari kaum milenial ini, Partai Golkar tetap juga diminati oleh politikus senior di Provinsi Kepri dan Kabupaten Lingga. Sebut saja Aziz Martindaz, Tedy Jun Askara (TJA), Kamaruddin Ali dan Jamhur Ismail yang juga turut mengambil formulir pendaftaran Pilkada Lingga.
Baca: Empat Politikus Daftar Pilbup Lingga Lewat Partai Golkar, Ini Nama-namanya
(ruz)

Komentar Via Facebook :