Tiga Kurir Sabu Cemas Dituntut Jaksa 17 Tahun Penjara

Tiga Kurir Sabu Cemas Dituntut Jaksa 17 Tahun Penjara

Ilustrasi.

Batam - Tiga tersangka kurir narkoba, masing-masing dituntut 17 tahun dan denda Rp 1 Miliar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam dalam persidangan, Rabu (21/8/2019).

Ketiga terdakwa yakni Ignatius, Zen Oscarion dan M Tohir. Sementara JPU dipegang Zulna Yosepha.

Ketiga terdakwa dijerat pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Memohon kepada mejalis hakim untuk memberikan hukuman pidana selama 17 tahun kepada tiga terdakwa," ujar Zulna membacakan tuntutan, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (20/8/2019).

Ketiga terdakwa pun cemas dan memohon keringanan tuntutan. "Mohon ringankan hukuman kami yang mulia. Kami masih memiliki tanggungan," ucap ketiganya secara bergantian.

Diketahui ketiganya secara bersama menjadi perantara dalam jual beli narkotika. Menurut pengakuan Zen, barang haram tersebut diambil dari pinggir jalan Punggur atas perintah dari Umar (DPO) untuk diantarkan ke pemesan.

Kemudian Zen mengaku tidak berani mengantar paket sabu yang dibungkus plastik itu yang rencananya akan diantar ke daerah Pelita. Sehingga Umar memerintahkannya untuk memberikan sabu itu kepada Tohir.

Namun apes, Tohir malah diamankan BNNP Kepri atas kepemilikan sabu tersebut. pihak BNNP melakukan interogasi, kemudian menangkap Zen.

Saat dilakukan penimbangan, barang haram itu seberat 417 Gram. Sabu yang masing-masing dibungkus dengan plastik bening beratnya  0,72 gram. Kemudian 1 plastik bening berisi kristal putih dengan berat bruto 20,42 gram.

(ret)