PLN Batam Beri Sinyal Kenaikan Tarif Imbas Kenaikan Harga Gas

PLN Batam Beri Sinyal Kenaikan Tarif Imbas Kenaikan Harga Gas

PLN Batam. (Foto: Batamnews)

Batam - PLN Batam memberi sinyal kenaikan tarif listrik menyusul kenaikan harga gas. Saat ini harga gas mengalami kenaikan 6,9 US Dollar per MMBTU.

Direktur Operasi B'rigth PLN Batam, Awaludin Hafidz mengatakan, hal ini menjadi atensi pihaknya, bagaimana harga tarif listrik tak ikut naik. Beberapa tahun lalu, harga gas masih sekitar 3,5 US Dollar hingga 3,8 US Dollar per MMBTU.

Akankah hal ini akan mempengaruhi tarif listrik PLN di Batam?  Sebesar 70-75% harga listrik sangat dipengaruhi energi primer. Sedangkan energi primer di Batam berasal dari gas dan batubara.

“Jadi yang sangat menentukan harga listrik adalah energi primer, energi primer yang digunakan dalam kelistrikan di Batam 75% gas dan 25% batubara,” kata Awaludin, Selasa (13/8/2019).

Ketika ada kenaikan biaya pada harga bahan bakar gas, secara otomatis komponen biaya produksi kelistrikan juga dipastikan ikut naik.

PLN Batam dikatakannya terus berupaya semaksimal mungkin melakukan efisiensi-efisiensi sehingga kenaikan tarif listrik bisa dicegah.

Dalam upaya tersebut, PLN Batam diakui Awaludin tidak bisa sendiri. Namun harus bersama-sama dibantu oleh seluruh stakeholder.

"Terutama dalam menekan energi primer karena kami PLN tidak punya kendali terhadap harga tersebut. Kami akan berusaha, walaupun terjadi kenaikan gas, setidaknya di hilir masih bisa kita tekan, sehingga harga listrik masih bisa kita pertahankan. PLN butuh bantuan stakeholder untuk sama-sama menekan harga ini, sebelum kita bicara pada tarif listrik,” ujarnya.

(das)