Hobi Pakai Cream Bawah Mata? Awas Dampak Buruknya Bagi Usia Muda

dokter kecantikan di Zap Klinik Batam, dr Rizka Aprilia Iryanti (Foto:Dyah/Batamnews)

Batam - Cream bawah mata, saat ini seakan menjadi produk wajib dalam rangkaian skincare kaum hawa. Meningkatnya trend penggunaan cream bawah mata sendiri awalnya diperkenalkan oleh berbagai beauty vloger melalui akun YouTube-nya.

Kemudian, penggunaan cream itu pun menjadi ritual wajib dalam rangkaian proses perawatan wajah. Peredaran berbagai merek cream bawah mata sendiri saat ini mulai menjamur di pasaran. Bahkan, hampir seluruh perusahaan kecantikan ternama mengeluarkan produk perawatan bawah mata ini.

"Sebenarnya untuk cream bawah mata, saya setuju untuk saran penggunaannya, karena ketika kita menggunakan cream atau moisturizer biasa, area bawah mata suka ke skip. Dengan kita menggunakan cream bawah mata kita lebih aware untuk perawatan area tersebut," kata dokter kecantikan di Zap Klinik Batam, dr Rizka Aprilia Iryanti.

Cream mata sendiri sebenarnya berfungsi untuk memperbaikan kerutan bawah mata. Kerutan ini bisa disebabkan oleh usia, pola hidup yang kurang sehat seperti waktu tidur yang kurang, serta efek buruk paparan sinar UV.

Sebelumnya, cream bawah mata ini populer dikalangan wanita usia 30 tahun keatas. Tetapi seiring dengan pengaruh kecantikan di media digital, skincare inipun kini juga digunakan oleh usia remaja hingga dewasa. Padahal cream bawah mata sendiri memiliki kandungan anti aging yang kurang tepat digunakan di usia muda.

"Yang paling penting saat menggunakan cream bawah mata adalah disesuaikan dengan kondisi kulit. Jadi jangan juga kalau kita masih muda, dibawah 20 tahun kita pake cream anti aging," ujarnya.

Sayangnya, dorongan atau saran untuk menggunakan cream bawah mata oleh tokoh kecantikan tersebut, tidak diikuti dengan edukasi untuk penggunaannya sendiri. Sehingga pengikut trend tersebut hanya mengikuti tanpa mencari tahu cara kerja dari rangkaian perawatan tersebut.

Penggunaan jenis cream bawah mata yang salah, menurut Rizka, justru bisa sebabkan efek buruk bagi kulit di area bawah mata, yang fungsinya untuk menyamarkan kerutan justru bisa menimbulkan kerutan bahkan memungkinkan timbulnya dampak yang lebih buruk.

Cream bawah mata yang beredar di pasar saat ini ada dua macam  yaitu untuk hidrating dan anti aging. Sayangnya hal ini kurang diperhatikan oleh kaum hawa.

Untuk usia muda dan remaja dibawah 20 tahun, seharusnya menggunakan cream yang sifatnya lebih ke hidrating, hanya untuk melembabkan dan merawat tekstur kulut di area bawah mata. Bahkan untuk usia remaja dan dewasa muda, penggunaan produk khusus cream bawah mata menurut Riska tidak begitu penting.

"Sebenarnya untuk usia muda dibawah 30 tahun, cukup totolkan moisturizer untuk area bawah mata," pungkasnya.

(das)