https://www.batamnews.co.id

Petugas Dukcapil Bintan Sambangi Pedesaan dalam Pengurusan Adminduk

Ilustrasi.

Bintan - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bintan terus melakukan upaya percepatan pengurusan administrasi penduduk (adminduk). Seperti pelayanan pembuatan E-KTP maupun akta kelahiran.

Kepala Disdukcapil Bintan, Ismail mengatakan petugasnya akan terus menjangkau seluruh desa-desa bahkan wilayah terpencil demi mempecepat pengurusan adminduk.

"Kita pakai sistem jemput bola. Seperti yang dilaksanakan di Desa Kuala Sempang, Jumat (26/7/2019). Kami datang ke sana untuk selesaikan adminduk," ujar, Ismail.

Pelayanan percepatan pengurusan adminduk ini disebut dengan Program Serving the Villagers. Melalui program ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi warga saja tetapi juga membantu tugas perangkat desa, kelurahan maupun kecamatan.

Kemudahan yang diberikan dalam program ini adalah jalur birokrasi dipangkas dan lebih cepat. Namun tetap mengikuti regulasi yang berlaku.

Dengan program ini juga seluruh pelosok wilayah dapat dijangkau dengan kunjungan petugas pemerintah. Sehingga tidak ada lagi kendala atau kesulitan saat mengurus dokumen adminduk.

"Program ini sangat membantu, karena tidak ada lagi ditemui kurang syarat ini itu dan harus ke sana ke sini. Semuanya akan kami tangani, jika ada persetujuan camat atau lurah, kami yang kejar dan beresi," katanya.

Hingga saat ini sudah puluhan perkampungan di 5 desa yang jadi sasaran program ini. Di antaranya Desa Berakit, Pengudang, Pangkil, Pengujan dan Kuala Sempang.

Bagi yang sudah dilayani, petugas adminduk akan langsung mencetak dan memberikan dokumen yang diurus oleh warga tersebut.

"Kita fokuskan dulu ke kampung-kampung yang berada di desa-desa sulit dijangkau," ucapnya.

Kades Kuala Sempang, Mohammad Hatta mengatakan program ini sangat dirasakan oleh warga langsung. Karena mereka tidak lagi kesulitan dalam mengurus berbagai dokumen adminduk. "Selama ini banyak keluhan. Terutamanya pada kendala jarak dan waktu," sebutnya.

Warga di desa ini mayoritasnya bekerja sebagai petani dan nelayan. Sehingga waktu mereka untuk mengurus suatu dokumen sangat minim. Kemudian jarak kampung mereka dengan kantor Disdukcapil Bintan juga sangat jauh.

Mereka sangat senang dengan adanya program ini. Karena memudahakan semua pengurusan seperti pergantian dokumen pindah atau datang dan pelaporan perkawinan dari luar daerah. "Dengan program ini mereka cukup datang ke kantor desa dan dokumen adminduk selesai," ucapnya.

(ary)