Diguyur Hujan Deras, Begini Kondisi Pos Pengungsian Warga Korban Kebakaran di Ruli Baloi Permai
Kondisi pos pengungsian korban kebakaran di Ruli Baloi Permai saat diguyur hujan deras.
Batam - Hujan deras mengguyur Batam pada Sabtu (22/6/2019) jelang sore membuat pos pengungsian korban kebakaran di Ruli Baloi Permai, Lubuk Baja sedikit kalang kabut.
Warga bersama relawan bergegas gotong royong memasang terpal tambahan. Barang-barang pun diselamatkan dari siraman hujan dan mereka juga memasang lampu penerang.
Namun, ada salah satu tenda bantuan yang terkena rembesan air hujan dari sisi samping. Alas terpal di bagian dalam tenda pun basah kuyup.
Ketua RT 06 RW 01 Ruli Baloi Permai, Suparmin mengatakan penanganan darurat yang saat ini diperhatikan adalah kondisi hujan seperti ini.
"Untuk kondisi hujan seperti ini, saat ini yang sedang kami khawatirkan dan butuh penanganan darurat. Saat ini kami sedang mengusahakan dan butuh matras serta selimut untuk korban," ujarnya.
Ada beberapa korban yang menjadi perhatian khusus tim posko bantuan, terutama bagi bayi dan orang lanjut usia.
"Yang kami utamakan saat ini adalah lansia dan balita. Tadi sudah didiskusikan, jadi kami berencana menyewa tempat untuk kos bagi balita dan lansia karena kondisi di lapangan tidak memungkinkan, dan saat ini butuh dana untuk itu," jelasnya.
Udin, petugas Taruna Siaga Bencana yang bertugas di lapangan mengatakan saat ini mereka akan ikut memantau kondisi posko terutama saat hujan.
"Kami akan sampaikan kondisi riil di lapangan ke Dinas Sosial. Kami terus bersiaga di sini 24 jam," kata dia.
Sementara itu, sejumlah anak yang ada di tenda pengungsian justru bermain saat hujan deras mengguyur. Mereka seolah ingin melupakan nestapa yang menimpa.
Udin mengatakan orangtua anak-anak itu memang sengaja membiarkan mereka bermain hujan. "Sedikit membantu untuk memulihkan anak-anak ini dari trauma," ujar dia.
Dalam kebakaran hebat dini hari tadi, sedikitnya ada 41 rumah, 43 KK, dan 189 jiwa yang menjadi korban.
(das)

Komentar Via Facebook :