Polisi Periksa Dul Terkait Misteri Hilangnya Gadis Karimun

Polisi Periksa Dul Terkait Misteri Hilangnya Gadis Karimun

Dul dibawa ke Mapolres Karimun. (Foto: Edo/Batamnews)

Karimun - Kasus hilangnya Khairunisa (15) remaja yang beralamat di Jl Teluk Air, Tanjungbalai Karimun tengah diselidiki polisi. Pria bernisial Rb alias Dul yang disebut punya keterkaitan dengan hilangnya Nisa kini sudah sampai di Karimun.

Pihak keluarga sudah mencari Dul hingga ke Guntung, Dumai dan akhirnya menemukan pria tersebut. Polisi setempat juga mengamankan Dul untuk menghindari kekerasan. Pria itu tiba Senin (17/6/2019) di Karimun. Mereka langsung menuju Polres Karimun untuk melakukan pemeriksaan.

Status Dul saat ini masih sebagai terperiksa, atas laporan kecurigaan pihak keluarga. Rombongan tiba di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam (KPK) sekira pukul 11.30 WIB. Tampak Dul yang dicurigai punya keterkaitan dengan hilangnya Nisa digiring polisi.  Dul pria paruh baya itu mengenakan baju abu-abu dan berkaca mata. Usianya diperkirakan di atas 50 tahun.

Namun, belum ada komentar yang diberikan pihak kepolisian. Pria itu tampak diperiksa di ruangan Jatanras. Sementara itu, Jang, salah satu pihak keluarga Nisa yang ikut mencari Dul ke daerah Guntung mengakui Dul belum memberi keterangan jelas.

"Belum ada kami dapat keterangan. Hingga saat ini, kami juga belum tau dimana keberadaan Nisa," ujarnya.

Hilangnya Nisa, juga bersamaan dengan waktu Dul menghilang dan tak dijumpai lagi oleh keluarga gadis itu.  Pihak keluarga juga menemukan sepeda motor Nisa di pinggir JL Budi Darma.

Nisa selama Ramadan lalu berjualan es tebu untuk bukaan puasa di Bazar Puan Maimun. Pemilik dagangan meminjam pakaikan kendaraan itu dengan Nisa selama ini.

Gadis itu, disebutkan juga masih ada hubungan persaudaraan dengan Dul. Keluarga punya kecurigaan kuat terhadap Dul, jika ia punya kaitan atas hilangnya Nisa.

Apalagi selama ini ada hal janggal. Kedekatan Nisa agak berbeda. Bahkan Dul juga disebut pihak keluarga sering memberikan sejumlah barang-barang pada kepada gadis remaja yang baru lulus SMP itu.

"Sampai celana dalamnya pun dibelikan. Sempat Khairunnisa ada hp, katanya dibelikan gurunya, tapi kami tanya guru nya itu tidak ada membelikan hp," ujar bibi korban Siti.

Saat ini kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian Polres Karimun. Sementara untuk keberadaan gadis 15 tahun itu belum diketahui.

(aha)