Pelajar Bintan Lepas 100 Ekor Tukik ke Laut

Pelajar Bintan Lepas 100 Ekor Tukik ke Laut

Puluhan pelajar SDN 003 Teluksebong serta SMP dan SMA Tunas Bangsa Lagoi bersama Koordinator Konservasi Penyu Kampung Baru Lagoi melepas anak tukik. (Foto: Ary/Batamnews)

Bintan - Konservasi Penyu di Kampung Baru, Lagoi mengajak puluhan pelajar dari SDN 003 Teluksebong serta SMP dan SMA Tunas Bangsa Lagoi ikut serta melepaskan 100 anak penyu (tukik) di Pantai Kampung Baru Lagoi, Kamis (25/4/2019).

Tujuan pelepasan tukik ini sebagai langkah pihak konservasi memberikan edukasi anak-anak terkait pentingnya pelestarian penyu di Kabupaten Bintan.

Koordinator Konservasi Penyu Kampung Baru, Lalu Sabri mengatakan, setiap tahun lembaganya menetaskan ratusan telur penyu. Setelah menetas dan menjadi tukik, lalu dilepaskan ke alam bebas atau laut untuk pelestarian penyu.

"Di Bintan memang banyak lembaga pelestarian penyu. Kalau kami sendiri melakukan pelestariannya bersama masyarakat setempat. Memang didukung oleh pemerintah dan perusahaan tapi prosesnya murni dari kami," ujarnya.

Konservasi penyu ini, kata Sabri, tidak hanya berdampak pada pelestarian saja. Tetapi mampu mendatangkan nilai ekonomis tersendiri.

Sebab pelepasan tukik tersebut menjadi daya tarik wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnu) untuk datang ke Kampung Baru Lagoi ini.

"Banyak wisman dan wisnu berwisata di Lagoi. Ketika mendengar ada tukik, pastinya mereka tertarik lihat penyu secara langsung. Sehingga datanglah ke kampung ini," katanya.

(ary)