Rekan Sesama Pengusaha Kaget Amat Tantoso Lakukan Penikaman

Rekan Sesama Pengusaha Kaget Amat Tantoso Lakukan Penikaman

Lik Khai. (Foto: Youtube)

Batam - Kasus penganiayaan oleh Amat Tantoso berupa penusukan membuat kaget rekan sesama pengusaha. Salah satunya Lik Khai, pengusaha yang juga anggota DPRD Kota Batam.

"Tentu saya kaget karena, selain kami sama-sama memiliki marga tan, dia juga bukan tipe orang yang seperti itu," kata Lik Khai, Jumay (12/4/2019)

Dengan melihat keseharian Amat, Lik Khai yakin jika Amat dikuasai emosi.

"Pasti ada sesuatu hal yang membuat dia emosi seperti itu, sehingga dia khilaf secara spontan. Karena yang kami tahu dia cukup baik apalagi dia seorang datuk yang sudah diakui masyarakat kesosialannya," ujar Lik Khai.

Ia berharap amat memiliki kesabaran yang tinggi atas kasus yang dihadapinya kini.

 "Dengan kejadian ini kami ikut prihatin, semoga dia bisa sabar menghadapi semua yang terjadi pada dirinya," ucapnya.


Udin P Sihaloho, salah satu anggota DPRD Kota Batam, sekaligus pengusaha yang mengenal Amat sejak merintis usaha sebagai penjual tebu,mengaku mengenal Amat sebagai sosok pekerja keras.

Amat kini dikenal sukses sebagai pengusaha valuta asing, perhotelan dan properti.

"Di tanah Melayu ini dia sudah dapat gelar 'Datok', dia adalah tokoh yang dituakan di sini. Kita juga tidak tahu kenapa Amat bisa kalap dan melakukan itu, tetapi memang proses hukum harus dijalani. Ini adalah bagian dari pengalaman hidup," pungkasnya.

Amat Tantoso terlibat penganiayaan di Restoran Wey-wey kawasan Harbour Bay. Ia menikam seorang WNA Malaysia bernama Kelvin Hong. Keributan itu terjadi terkait masalah uang  Rp7 miliar lebih yang diduga dipakai Kelvin Hong yang diduga memperdayai karyawati Amat yang dipacarinya.

Amat sendiri kini terancam pidana penganiayaan berat

(das)


Berita Terkait