Desa Berakit Rawan Penyeludupan TKI Hingga Narkoba Internasional

Desa Berakit Rawan Penyeludupan TKI Hingga Narkoba Internasional

Salah satu sudut di Desa Berakit (Foto:Net/Robbi Hafzan)

Bintan - Berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, Desa Berakit di Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, sering dijadikan jalur penyeludupan oleh mafia-mafia internasional.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bintan, Ronny Kartika mengatakan, Desa Berakit sangat rawan dengan masalah hukum. Seperti dijadikan lokasi penyeludupan narkoba, rokok, produk makanan dan pengiriman tenaga kerja indonesia (TKI) ilegal.

"Di Kepri, Desa Berakit inilah selalu dijadikan jalur penyeludupan narkoba internasional sejak dulu. Angkanya sangat fantastis," ujar Ronny kepada Batamnews.co.id, kemarin.

Dengan dijadikannya lokasi penyeludupan oleh mafia-mafia internasional, Desa Berakit akan ditetapkan sebagai Desa Bersih dari Narkoba (Besinar) di Kabupaten Bintan. Di sana juga akan ada para penggiat anti narkoba secara mandiri.

"Sudah banyak upaya yang dilakukan oleh instansi vertikal. Diharapkan ada kerjasama dari semua pihak terutama dari masyarakat untuk melindungi generasi muda dalam memerangi peredaran narkoba di Bintan," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Bintan, Apri Sujadi mengaku, para pegiat sukarela anti narkoba Desa Berakit sudah dikukuhkan. Dengan begitu, Desa Berakit akan menjadi desa yang benar-benar bersih dari narkoba.

"Kita sudah ketahui bersama Desa Berakit menjadi pintu masuk atau jalur penyeludupan produk-produk dari dan ke negara tetangga. Dengan adanya pegiat anti narkoba akan mengurangi ruang gerak para mafia narkoba," sebutnya.

Desa Berakit merupakan wilayah yang berbatasan laut dengan berbagai negara tetangga. Jadi, bukanlah mudah untuk memerangi segala aktivitas illegal di sana, perlu banyak dukungan dari semua pihak.

"Narkoba menjadi bisnis penyeludupan terbesar di desa ini. Di mana menjadi penyumbang kasus temuan narkoba terbesar dan fantastis di Kepri," ucapnya.

Apri berharap Badan Narkotika Nasional (BNN) mendukung terbentuknya desa bersinar di Bintan. Selain Desa Berakit juga bagi desa lainnya.

Partisipasi semua pihak juga dibutuhkan untuk mendukung kegiatan desa bersinar tersebut. Caranya dengan membangun koordinasi yang baik antara Kades Berakit, Badan Pemberdayaan Desa (BPD), dan kelembagaan desa serta masyarakat.

"Melalui tekad bersama kita yakin cita-cita membangun Bintan Gemilang tidak hanya omongan belaka tetapi bisa berjalan sesuai visi misi daerah," katanya.

(ary)