Mantan Kepsek SMP N 10 Batam Rahip Dkk Batal Divonis Perkara Pungli Rp 274 Juta

Mantan Kepsek SMP N 10 Batam Rahip Dkk Batal Divonis Perkara Pungli Rp 274 Juta

Mantan Kepsek SMP Negeri 10 Batam Rahip (Foto: Yogi/Batamnews)

Tanjungpinang - Mantan Kepala Sekolah SMP Negeri 10 Batam, Rahip, dan kawan-kawan batal divonis di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (28/2/2019). Rahip disidangkan bersama empat terdakwa lainnya.

Keempatnya adalah guru honor Mismarita, mantan Wakil Kepala Sekolah Antonius Yudi Novianto, Ratu Rora sebagai Staf Admin dan Baharuddin sebagai Ketua Komite SMP N 10 Batam.

Sejumlah keluarga terdakwa sudah sempat hadir di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang itu. Majelis Hakim beralasan berkas belum lengkap terkait perkara pungutan liar di SMP N 10 Batam senilai Rp 274 juta.

Majelis Hakim menunda sidang pembacaan amar putusan pada Senin 11 Feberuari 2019. Sebelumnya pembacaan putusan dijadwalkan hari ini, Kamis (28/2/2019). 

Terlihat keluarga terus menyemangati para terdakwa yang berada di jeruji besi. Tampak juga Jaksa Penuntun Umum (JPU) Ryan Anugrah di lokasi PN Tanjungpinang. 

Menjelang siang hakim memberitahu sidang putusan tersebut ditunda beberapa hari kedepan. Informasinya penyebab penundaan karena berkas putusan belum lengkap.

Ryan Anugrah membenarkan sidang putusan tersebut ditunda. "Insya Allah pindah Senin," katanya kepada Batamnews.co.id.

Sebelumnya kelima terdakwa dituntut hukuman 1 tahun 6 bulan penjara denda 50 juta, dengan subsider 2 bulan kurungan. Selain itu dalam pembacaan tuntutan beberapa waktu lalu JPU Ryan Anugrah meminta uang sitaan dikembalikan ke wali murid. 

"Pemintaan kita seperti itu, lihat putusan nanti lah," kata Ryan. Sidang kasus ini dipimpin majelis hakim PN Tanjungpinang, Edward P Sihaloho, Corpinoner dan Jhoni Gultom.

Praktik pungli PPDB di SMPN 10 Sei Panas, Kota Batam ini terungkap oleh Tim Saber Pungli Polresta Barelang. Berawal dari keluhan orang tua siswa yang kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian.

(tan)

 


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews