Li Claudia Tinjau Rehabilitasi Eks Tambang Pasir Ilegal, BP Batam Ratakan Lubang dan Tanam Pohon

Li Claudia Tinjau Rehabilitasi Eks Tambang Pasir Ilegal, BP Batam Ratakan Lubang dan Tanam Pohon

Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, kembali turun langsung ke lapangan meninjau kawasan bekas tambang pasir ilegal yang kini sedang direhabilitasi. (Foto: Ig/@liclaudiachandra)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, kembali turun langsung ke lapangan meninjau kawasan bekas tambang pasir ilegal yang kini sedang direhabilitasi.

Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia memastikan lubang-lubang bekas galian yang sebelumnya membahayakan masyarakat telah diratakan sebagai bagian dari upaya pemulihan kawasan.

"Alhamdulillah, lubang-lubang bekas galian yang sebelumnya membahayakan kini telah diratakan kembali," ujar Li Claudia.

Tidak hanya melakukan penataan lahan, BP Batam juga melaksanakan penanaman pepohonan di lokasi sebagai langkah rehabilitasi lingkungan. Upaya itu dilakukan agar kawasan bekas tambang kembali hijau, asri, dan memberi manfaat bagi masyarakat serta generasi mendatang.

Li Claudia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses rehabilitasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan penataan kawasan tidak lepas dari sinergi berbagai instansi, mulai dari BP Batam, TNI, Polri, hingga seluruh pihak yang bergotong royong mendukung pemulihan lingkungan.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran BP Batam, TNI, Polri, serta semua pihak yang telah bergotong royong dan berpartisipasi dalam upaya rehabilitasi kawasan ini," katanya.

Ia menegaskan, kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah kerusakan yang lebih luas di masa mendatang.

Li Claudia juga mengajak masyarakat menjadikan rehabilitasi kawasan bekas tambang sebagai pengingat bahwa kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama.

"Mari kita jadikan ini sebagai pengingat bahwa alam adalah titipan yang harus kita jaga bersama. Hentikan aktivitas yang merusak lingkungan, dan bergandengan tangan merawat serta melestarikan bumi agar tetap hijau dan lestari untuk anak cucu kita," tutupnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :