Polres Bintan Waspadai Cuaca Ekstrem, 12 Lokasi Jadi Atensi

Polres Bintan Waspadai Cuaca Ekstrem, 12 Lokasi Jadi Atensi

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang menyapa seorang bocah penumpang kapal di Pelabuhan Bintan. (Foto: Ari/batamnews)

Dodo

Bintan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang telah mengeluarkan peringatan dini kepada warga Kabupaten Bintan untuk selalu mewaspadai perubahan cuaca. 

Sebab saat ini, wilayah Kabupaten Bintan sangat berpotensi terjadinya angin kencang dan gelombang tinggi.

Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang mengatakan pihaknya telah mengerahkan seluruh personel untuk koordinasi dan pengecekan on the spot terhadap lokasi-lokasi yang rawan dengan kondisi cuaca ekstrim.

"Kita sudah lakukan koordinasi dengan pihak terkait, mengecek langsung kesiapan alat keselamatan dan memasang imbauan-imbauan keselamatan belayar," ujar Boy, kemarin.

Ada 12 lokasi yang menjadi atensi polisi dalam mengantisipasi terjadinya musibah ataupun bencana. Diantaranya di Kecamatan Bintan Utara difokuskan di Pelabuhan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Tanjunguban serta Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban.

Berikutnya di Kecamatan Bintan Timur yaitu Pelabuhan Sri Bayintan, Dermaga Pantai Indah, dan Pelantar Sungai Enam. Lalu, Kecamatan Gunung Kijang yaitu Pelantar Rakyat Kawal Pantai, Pelantar Rakyat Teluk Bakau, Dermaga Pasir Putih, Pantai Trikora, Serumpun Padi Emas Resort, Pantai Trikora, dan Pantai Teluk Dalam.

"Kita minta pihak ASDP, Pelindo, KSOP dan pelaku usaha pariwisata atau pengelola tempat rekreasi saling koordinasi juga. Ini semua demi keselamatan, kenyamanan dan keamanan warga di Kabupaten Bintan," jelasnya.

Boy juga mengintruksikan suluruh nakhoda kapal agar menyiapkan alat keselamatan seperti baju pelampung (life jacket), ban penolong (life buoy), racun api, dan perahu keselamatan (sekoci).

Kapal juga harus dilengkapi sarana navigasi dan komunikasi (Radio SSB, Kompas, GPS). Lalu, tidak berlayar pada musim angin (gelombang besar) serta melihat dan memperhatikan keadaan cuaca sebelum berlayar.

Apabila tidak memungkinkan untuk berlayar agar menunda sampai cuaca cerah dan teduh dan muatan tidak melebihi kapasitas serta seluruh penumpang terdaftar dalam manifes.

"Begitu juga dengan nelayan diminta selalu waspada dengan cuaca ekstrem yang terjadi saat ini," katanya.

Bagi nakhoda, ABK, penumpang, nelayan dan pengunjung pantai apabila membutuhkan pertolongan agar segera menghubungi call centre Satpolairud Polres Bintan. 

(ary)
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :