Sadis, Perampok Sikat Rp 400 Juta dan Tembak Korban

Sadis, Perampok Sikat Rp 400 Juta dan Tembak Korban

Ilustrasi. (foto:ist net)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Pekanbaru - Perampokan mulai meresahkan masyarakat di Provinsi Riau. Pasalnya, para pelaku tak segan-segan menembak korbannya jika tak menuruti dan menyerahkan uang dan harta bendanya.

Seperti yang terjadi di Jalan Lintas Kecamatan Minas-Perawang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Disini, pada hari Jumat (24/4/2015), terjadi perampokan bersenjata api yang tak hanya merampas uang sebanyak Rp 400 juta tetapi juga menembak korbannya.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, kepada Batamnews.co.id mengatakan, para pelaku perampokan di jalan lintas timur tersebut saat ini menjadi target operasi jajaran kepolisian di Riau.

"Polda dan jajaran sedang menyelidiki kasus ini. Keterangan dari korban dan warga setempat menjadi informasi awal yang kita terima," ujar Guntur saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu (26/4/2015).

Guntur menceritakan, para pelaku yang menggunakan sepeda motor itu menembak korbannya yang saat itu sedang mengemudi mobil. Saat itu, perampok berhasil mengambil uang milik korban sebanyak Rp 400 juta.

"Kedua korban bernama Sarbon Sembiring (48) dan Safari (32) yang saat itu baru saja mengambil uang dari salah satu bank," jelas Guntur.
 
Kedua korban yang berdomisili di Kabupaten Siak itu baru saja mengambil uang dari sebuah bank di Perawang dan kembali ke Minas melalui jalan lintas.
     
Namun naas bagi keduanya, diduga para pelaku sudah membuntuti korban saat mengambil uang, hingga di perjalanan, para pelaku mendekati kedua korban.

"Sarbon Sembiring yang mengemudikan mobil berhenti karena lengannya mengalami luka tembak, setelah kaca samping mobil tembus dengan peluru dua kali letusan," terang Guntur.
   
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Guntur menjelaskan pihaknya menemukan dua butir amunisi dan satu selongsong peluru serta satu unit magazin pistol atau wadah peluru.

Guntur mengatakan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Jajaran Polres Siak guna mengejar para pelaku.

"Kepada warga diminta agar saat akan bertransaksi menggunakan jasa pengawalan dari kepolisian, karena tidak dipungut biaya sama sekali," pungkasnya.

(Ano)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :