Inilah Komplotan Begal yang Memperkosa Siswi SMA di Medan

Komplotan perampok dan pemerkosa. (foto: beritasumut)

BATAMNEWS.CO.ID, Medan - Kasus perampokan, penculikan dan pemerkosaan terhadap siswi SMA berinisial MA (16), warga Sibolga yang menetap di Jalan Bajak V, Kecamatan Medan Amplas, terungkap.

Polsek Delitua, Sabtu (14/3/2015), berhasil menangkap para pelaku yang menyekap dan menyetubuhi paksa korban selama semalam suntuk di kawasan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).

Para pelaku ternyata juga sindikat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), perampokan dan pemerkosaan. Pimpinan kelompok ini Roy Tarigan (33), warga Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan. Dalam setiap aksinya mereka selalu mengaku sebagai anggota polisi.

Pelaku lainnya yang ditangkap adalah Herman Pelani Ginting alias Mangar (34), warga Sibiru-biru, Suranta Tarigan alias Sura (40), warga Pancurbatu, Anto Sinulingga (30) warga Simalingkar B, Syahmad (45) warga Sibiru-biru dan Hendry Bona Tua Manurung (28) warga Kwala Bekala.

"Kelompok Roy Tarigan Cs inilah pelaku perampokan, penculikan, penyekapan dan pemerkosaan terhadap MA. Saat kejadian teman pria MA, Rendy Irawan juga ikut diculik dan dipukuli, sementara sepeda motor Honda Vario yang mereka kendarai dirampok oleh kelompok ini,” ujar Kapolsek Delitua, Kompol Anggoro Wicaksono SH SIK MH, didampingi Kanit Reskrim Polsek Delitua, AKP Martualesi Sitepu SH MH.

Diberitakan Batamnews.co.id Rabu, 26 Februari 2015 lalu (Teror di Medan, Siswi SMA Diculik di Jalan Lalu Diperkosa) seorang siswi kelas II SMA, MA alias R (16), warga Jalan Bajak V, Kecamatan Medan Amplas, diculik lalu diperkosa oleh tiga pria.


Selasa (25/2/2015) malam sekira pukul 23.00 WIB, korban bersama teman prianya, Rendy (22), warga Jalan Pertahanan, Kecamatan Medan Amplas, melintas di Jalan Karya Jaya. Mereka bermaksud mengunjungi rumah temannya di Namorambe.

Keduanya mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam BK 4065 MAO, pinjaman dari tetangga Rendy.

Saat melintas di yang gelap dan sepi, mereka dipepet mobil Toyota Avanza warna hitam. Karena terserempet, MA dan Rendy pun terjatuh.

Empat penumpang mobil itu kemudian turun. Mereka menodongkan senjata tajam. MA dan Rendy dipaksa naik ke dalam mobil tersebut. Seorang pelaku kemudian membawa sepeda motor korban. 


Tiga orang yang ada di dalam mobil kemudian membawa mereka ke suatu daerah. "Mata kami ditutup, tangan ikat, kami dibawa keliling, tapi tak tahu di mana tempatnya. Pas turun, kami ada di jembatan besar,"tambah MA.

Ketiga pelaku kemudian menurunkan MA dan Rendy. Masih dalam kondisi terikat, keduanya dibawa ke bawah jembatan. "Mereka kemudian menelanjangi aku, kemudian aku diperkosa oleh mereka bergantian," ujar MA yang sebelum kejadian itu mengaku masih perawan.

Gadis cantik berkulit putih ini menambahkan, ia masih berusaha meronta namun akhirnya tidak berdaya. "Pelaku pertama, tak berhasil, pelaku yang kedua juga tak bisa berhasil.  Pelaku yang ketiga baru berhasil. Sakit kali rasanya, aku tak bisa teriak, karena mulutku disumpal,” ujar MA sambil terisak.

(her)

SHARE US :