https://www.batamnews.co.id

Bupati Aunur Rafiq Hadiri Pemusnahan Narkoba di Polres Karimun, Ini Pesannya

Pemusnahan narkoba di Mapolres Karimun dihadiri oleh Bupati Aunur Rafiq. (foto: edo/batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Satuan Reserse Narkoba (resnarkoba) Polres Karimun, melakukan pemusnahan barang bukti tangkapan narkoba di Mapolres Karimun, Selasa (12/9/2017). 

Pemusnahan barang bukti narkotika tersebut, merupakan hasil tangkapan Satres Narkoba Polres Narkoba dengan barang bukti sebanyak 300,1 gram sabu dan 98,53 gram ganja kering.

Acara pemusnahan dihadiri oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin, Danlanal Tanjung Balai Karimun Letkol (P) Totok Irianto, Dandim 0317/TBK Letkol Inf I Gusti Ketut Arthasuyasa, Kasat Narkoba AKP Nendra Madyatias, kejaksaan, Kepala Rutan, Kepala Pengadilan, serta organisasi Bersinar.

Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin memberikan apresiasi kepada Satres Narkoba Polres Karimun, karena dalam setiap kegiatan selalu mengungkap kasus.

"Kasat narkoba dan anggota bekerja dengan baik, setiap giat selalu mengungkap. Ini tandanya dia bekerja," ujar Agus.

Agus mengatakan, semua pihak baik pemerintah dan instansi penegak hukum Karimun berkomitmen untuk memerangi narkoba.

"Bapak Bupati menegaskan untuk memerangi narkoba di Karimun. Mari kita mulai dari yang terkecil dahulu dan mensosialisasikan bahaya narkoba bagi kehidupan," kata Kapolres.

Pemusnahan sabu dengan cara direndam dan ganja dibakar. Sebelum dimusnahakan, Kapolres dan Bupati karimun menguji keaslian barang haram tersebut.

"Sebelum dimusnahkan kita tes dulu, apakah benar narkoba atau tidak," ujar Agus.

Lanjut Kapolres, Pemusnahan benar-benar harus barang yang sebenarnya, jangan sampai barang yang akan dimusnahkan tidak sesuai.

"Kalau sabu ya sabu, jangan sampai ditukar gula atau lainnya, karena sudah ada contohnya," ucap AKBP Agus Fajaruddin, Selasa (12/9/21017) usai pemusnahan.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, memerangi narkoba tidak hanya tugas penegak hukum, tapi setiap masyarakat harus memerangi narkoba.

"Setiap masyarakat berperan penting memberikan informasi-informasi kepada yang berwajib," ujar Aunur Rafiq.

Bupati juga mengapresiasi kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus-kasus narkoba, begitu juga dengan TNI dan Bea dan Cukai.

"Kita bukan daerah produksi, tapi daerah transit peredaran narkoba, maka kita semua harus bersama dan saling membahu untuk memerangi narkoba," ujar Aunur Rafiq.

(aha)