BC Kepri Akui Otak Penyelundupan Ammonium Nitrate Belum Tertangkap
Kabid Penindakan dan Sarana Operasi DJBC Khusus Kepri, Raden Evy Suhartantyo. (foto: isk/batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pemilik atau otak pelaku penyelundupan Ammnonium Nitrate hingga kini belum tertangkap. Sejauh ini Bea dan Cukai Kepri baru menangkap kaki tangan pelaku penyelundupan kendati sudah tiga kali melakukan penegahan.
Kabid Penindakan dan Sarana Operasi DJBC Khusus Kepri, Raden Evy Suhartantyo mengatakan, modus pelaku menyelundupkan Ammonium Nitrate ini mengelabuhi petugas dengan cara pengepakan dua kali.
"Ammonium Nitrate ini sangat berbahaya, bisa digunakan sebagai bahan peledak," ujar Raden Evy Suhartantyo pada batamnews.co.id di kantor KPPBC Tanjungbalai Karimun, Selasa (27/9/2016).
Kata Evy, pihak BC melakukan penegahan penyelundupan Ammonium Nitrate selama ini selalu bersinergi dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian yakni Polda Kepri.
Bahkan, pada penegahan terakhir pada 29 Agustus 2016 lalu, kata dia, BC Kepri bersinergi dengan Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan penegahan.
"Selama ini kan BC hanya mampu menjaring yang membawa Ammonium Nitrate itu. Nah, untuk menjaring otak pelaku kita bersinergi dengan Bareskrim Polri dan Polda Kepri," kata Evy.
Ia menambahkan, dengan adanya sinergi dengan Bareskrim Polri, ia berharap otak pelaku penyelundupan Ammonium Nitrate dari Malaysia menuju Indonesia bisa ditangkap secepatnya.
[isk]
Komentar Via Facebook :