Warga Natuna Tertawakan DPRD Natuna Sediakan Kotak Infak Aspirasi

Warga Natuna Tertawakan DPRD Natuna Sediakan Kotak Infak Aspirasi

Seorang warga memasukkan aspirasi di kotak aspirasi DPRD Natuna, Kepulauan Riau (Foto: Batamnews)

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Natuna - DPRD Natuna membuat terobosan menjaring aspirasi rakyat. Sebuah kotak ditempatkan di depan lobi masuk kantor wakil rakyat itu ditempatkan dengan warna merah putih.

Kotak tersebut ternyata lebih mirip kotak infak di masjid-masjid. Kotak itu disebutkan untuk menjaring aspirasi masyarakat.

Hal ini justru hal ini dianggap lelucon oleh sebagian warga. 

Salah seorang warga Batu Ampar, Ranai, Kepulauan Riau, yang menyambangi kantor dewan, Riki, menyebut kotak tersebut lebih mirip kotak infak.

Walaupun hal ini terlihat biasa, ia menilai hal itu sebagai sebuah blunder.

"Wakil rakyat udah tugasnya menjaring aspirasi rakyat, jemput bola ke masing-masing konstituen, tak hanya saat masa reses saja, namun juga setiap ada kesempatan. Sudah dianggarkan oleh negara. Ini kok malah nempatin kotak di depan kantor," kata Riki, Senin (5/9/2016).

Kendati hal ini dianggapnya sebagai sesuatu yang tidak dilarang, namun lebih kepada tidak etis.

"Nggak etis aja dilihatnya. Secara nggak langsung para anggota dewan ini menyampaikan pesan, kalau mereka jarang di kantor. Atau mereka nggak mau ditemui, intinya seperti arogansi," ujarnya.

Walau dibuatnya kotak ini diharapkan untuk masyarakat yang segan menyampaikan aspirasinya secara langsung, namun hal itu dianggap tidak relevan oleh warga lainnya.

"Orang kalau udah ke kantor dewan nggak mungkin lah cuma masukin kotak saran aja. Gimana yang di pulau. Nanggung kali, kenapa nggak jumpain anggota dewan aja sekalian. Kecuali kotak itu dipasang ditiap-tiap tempat umum. Setiap minggu dikumpulkan dan dibaca anggota dewan," kata Roni, salah seorang pedagang di Ranai.

Sebelumnya Ketua DPRD Natuna, Yusripandi mengharapkan kehadiran kotak ini bisa membantu warga menyampaikan aspirasi ke wakil rakyat.

"Supaya masyarakat bisa mudah menyampaikan saran, masukan yang konstrukif. Kadang warga enggan menyampaikannya secara langsung," ujar Yusripandi.

 

[fox]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :