Cerita Isdianto 4 Kali Dipanggil HM Sani untuk Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Bagi Hasil
Kadispenda Kepri Isdianto. (foto: jim/batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kabar adanya dugaan korupsi uang dana bagi hasil non migas Provinsi Kepri sejak tahun 2014 hingga 2016 sebesar Rp 785 miliar, bukan isu baru.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Kepri Isdianto mengaku pernah dipanggil oleh HM Sani yang saat itu Gubernur Kepri secara pribadi untuk mengklarifikasi persoalan itu.
"Semasa hidup Gubernur Kepri HM Sani, sudah 4 kali saya dipanggil secara pribadi untuk berkata jujur terkait soal tudingan itu, saya disuruh menjawab," ujar Kadispenda Kepri Isdianto kepada Batamnews.co.id di lobi Mercure Hotel, Lubukbaja, Batam, Jumat (12/8/2016).
Isdianto mengatakan, dirinya siap mempertaruhkan jabatan serta martabat keluarga walaupun dirinya merupakan adik kandung HM Sani.
"Jabatan akan saya lepaskan bila itu benar dan saya tidak meminta dibela walaupun abang saya mantan Gubernur Kepri dan silahkan diperiksa semuanya," tegasnya.
Isdianto menjelaskan, ia sudah mengetahui persoalan tersebut di media dan ia tidak mau berkomentar banyak. Namun, apabila dipanggil oleh tim penyidik saya siap diperiksa.
(jim)
Komentar Via Facebook :