Pihak Kemenag Batam Kecam Rencana Penggusuran Masjid dan Madrasah serta Kuburan
Masjid Al Mardhotillah Kelurahan Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Batam yang bakal digusur pembeli lahan (Foto: Jim/Batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Rencana penggusuran Masjid Al Mardhotillah Kelurahan Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, ditanggapi serius pihak Kantor Kementerian Agama Kota Batam.
Padahal di lahan itu tak hanya terdiri dari masjid, namun juga ada Sekolah Madrasah, serta makam para wali yang diyakini sebagai penyebar agama Islam di Kepri.
Madrasah yang berdiri memiliki ukuran 27 x 7 meter. Bangunan terdiri dari dua tingkat. Sedangkan luas masjid panjang 18 x 19 m, serta bangunan tambahan memiliki luas 17 x 7 m. Total luas lahan di areal masjid dan madrasah lebih kurang 4000 meter persegi.
“Namanya masjid, kuburan, madrasah itu tidak bisa digusur secara mena mena, dan itu perlu diproses dulu," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkifli Aka kepada batamnews.co.id saat dijumpai Jumat (294/2016) kemarin.

Kepala Kemenag Batam Zulkifli Aka (Foto: Ist/Batamnews)
Zulkifli menuturkan, masjid, madrasah, kuburan itu, tidak boleh dijual apalagi digusur. Kalaupun digusur, harus ada musyawarah terlebih dahulu. “Harus duduk (jelas) dulu,” ujar dia.
Zulkifli menuturkan, ia tak mengetahui proses pembelian lahan tersebut. Bahkan ia menyebutkan, Lurah Jodoh Imam Tohari pun tak tahu.
"Kita memang tidak tahu, jangankan itu, Pak Lurah saja di situ saja tidak tahu, bagaimana permainannya di bawah," ujar Zulkifli.
[jim]
Komentar Via Facebook :