Alfiah dan Anak Hilang Misterius dari Banten, Ditemukan di Bengkong Batam Berkat Bantuan Komunitas Hacker
Alfiah (27) dan putranya.
Batam, Batamnews – Kisah pilu seorang ibu rumah tangga asal Kota Serang, Banten, bersama anak balitanya yang hilang misterius akhirnya berakhir bahagia. Alfiah (27) dan putranya, Alfatih Arjuna Rizkiana (5), ditemukan dalam keadaan selamat di kawasan Bengkong Indah, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin, 18 Mei 2026.
Perempuan itu dilaporkan hilang sejak akhir April lalu. Terakhir terlacak di Golden Bay Hotel Batam sebelum akhirnya ponselnya mati total.
Keberhasilan ini tak lepas dari peran komunitas hacker di Batam. Kelompok yang bergerak di bidang digital forensik ini membantu keluarga melacak keberadaan Alfiah secara digital.
Baca juga: Turis Malaysia Dituding Tak Bayar Usai Makan di Restoran Pagi Sore PIK, Berujung Ajakan Boikot
Mereka menggunakan metode pelacakan jejak digital dan menganalisis riwayat komunikasi. Hasilnya, titik koordinat keberadaan Alfiah berhasil dikunci. Lokasinya berada di pemukiman Bengkong Indah.
Informasi itu langsung dipakai tim untuk menjemput dan mengamankan korban.
Faizal Rizkiana (30), suami korban, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Ia mengucapkan terima kasih kepada kelompok teknisi siber yang membantunya di saat kebingungan.
"Bang, terima kasih banyak atas bantuannya. Istri dan anak saya akhirnya bisa ditemukan dengan selamat," ujar Faizal dengan nada terharu.
Fakta mengejutkan terungkap dari penelusuran jejak digital. Alfiah nekat meninggalkan suami dan rumahnya karena terbuai bujuk rayu seorang pria berinisial N yang tinggal di Batam.
Hubungan mereka bermula dari obrolan santai di sebuah game online. Komunikasi makin intens dan kerap berlangsung secara intim lewat panggilan video. Hal inilah yang diduga kuat memicu Alfiah membawa anak balitanya kabur ke Batam.
Berdasarkan salinan surat keterangan laporan kehilangan dari Polsek Serang Kota, nomor SKTLK (OH)/002/V/2026/SPKT, kejadian bermula Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.
Baca juga: Sidang Pembunuhan Dwi Putri Ricuh, Keluarga Korban Teriaki Wilson `Pembunuh`
Saat itu, Alfiah pamit ke suaminya hendak pergi ke rumah orang tuanya di Link Gempol, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang. Ia berangkat dari rumah mereka di Perumahan BIP Blok C.4, Kota Serang, sambil membawa Alfatih.
Namun hingga Senin, 4 Mei 2026, Alfiah tak kunjung pulang dan tak pernah sampai di rumah orang tuanya. Keluarga kehilangan kontak. Faizal pun melapor ke polisi.
Saat ini, Alfiah dan anaknya telah diamankan. Keluarga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya manipulasi psikologis atau *social engineering* yang kerap terjadi lewat game online dan media sosial.

Komentar Via Facebook :