Hari Kartini di Batam Disejalankan dengan HUT Satpol PP, Satlinmas dan Pemadam Kebakaran
Upacara peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas, Pemadam Kebakaran, dan Hari Kartini tingkat Kota Batam.
Batam, Batamnews – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan pesan tegas. Menurutnya, stabilitas sosial, ketertiban umum, dan rasa aman adalah faktor utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pesan itu ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas, Pemadam Kebakaran, dan Hari Kartini tingkat Kota Batam. Acara berlangsung khidmat di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Selasa, 21 April 2026.
Upacara itu dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra; Ketua TP PKK Batam, Erlita Amsakar; unsur Forkopimda; jajaran Pemkot Batam dan BP Batam; serta personel TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas.
Baca juga: Pemprov Kepri Usul Gaji ASN Daerah Dibayar Pusat di Tengah Defisit Anggaran 2026
Dalam amanatnya, Amsakar menegaskan bahwa peringatan empat momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah refleksi dari nilai pengabdian, ketegasan, keberanian, dan kedekatan dengan masyarakat. Semua itu, kata dia, adalah fondasi penting pembangunan daerah.
Amsakar lalu memaparkan data. Pertumbuhan ekonomi Batam dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Tandanya, investasi meningkat, infrastruktur terus dibangun, kawasan industri berkembang, pariwisata bangkit, dan konektivitas antarwilayah menguat.
Berikut catatan pentingnya:
Pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2025 mencapai 6,76 persen, naik dari tahun sebelumnya 6,69 persen.
Realisasi investasi tahun 2025 sebesar Rp69,3 triliun, melampaui target Rp60 triliun.
Kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,6 juta, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 1,3 juta kunjungan.
“Pertumbuhan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan harapan. Namun, pertumbuhan yang cepat membutuhkan fondasi yang kuat. Kota yang berkembang harus didukung ketertiban, rasa aman, dan stabilitas sosial,” ujar Amsakar.
Di tengah laju pembangunan, Amsakar menyebut keberadaan Satpol PP, Satlinmas, dan Pemadam Kebakaran sangat strategis. Ketenteraman dan ketertiban umum bukan hanya fungsi administratif, tetapi menjadi prasyarat utama iklim investasi yang kondusif.
Ia menjelaskan, Satpol PP dan Satlinmas berperan sentral dalam menegakkan peraturan daerah, menjaga ketertiban, serta melindungi masyarakat. Termasuk dalam pengamanan kegiatan sosial, keagamaan, hingga penanganan kondisi darurat.
Dalam kebencanaan, Satlinmas juga penting sebagai bagian dari sistem perlindungan masyarakat berbasis komunitas. Mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Sementara itu, peran Pemadam Kebakaran tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga garda terdepan dalam berbagai situasi darurat lainnya.
“Peringatan ini mengingatkan kita pada satu nilai utama, yaitu pengabdian tulus kepada masyarakat,” katanya.
Baca juga: Musda V Golkar Kepri: Ade Angga Kantongi Dukungan, Target Konsolidasi Total Hingga Desa
Amsakar juga mengapresiasi kontribusi perempuan yang semakin signifikan di berbagai institusi, termasuk di lingkungan Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar. Hal ini sejalan dengan semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini.
Ia mengingatkan, tantangan ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, diperlukan peningkatan profesionalisme, kapasitas, serta sinergi seluruh elemen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Mengakhiri amanatnya, Amsakar mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan sinergi, serta menjaga komitmen bersama mendukung pembangunan Kota Batam.
Komentar Via Facebook :