Cegah Laka, Dirlantas Polda Kepri Gandeng Forum LLAJ Perkuat Sinergi Kamseltibcarlantas 2026

Cegah Laka, Dirlantas Polda Kepri Gandeng Forum LLAJ Perkuat Sinergi Kamseltibcarlantas 2026

Dirlantas Polda Kepri silaturahmi dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kepri.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews – Menindaklanjuti tingginya angka kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. 

Langkah awal di tahun 2026 ini diwujudkan melalui audiensi dan silaturahmi dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kepri, Rabu, 28 Januari 2026.

Pertemuan yang dipimpin langsung Dirlantas Polda Kepri, Komisaris Besar Polisi Taufiq Lukman Nurhidayat, ini bertujuan mengevaluasi kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) serta mengoptimalkan pelaksanaan peraturan terkait.

Baca juga: Usai Janji Rotasi, Kepala Bea Cukai Batam dan 36 Pejabat Lainnya, Jadwal Masih Ditunggu

Data yang diungkapkan dalam pertemuan cukup memprihatinkan. Sepanjang tahun 2025, tercatat lebih dari 1.600 kasus kecelakaan di jalan raya Kepri. Angka itu setara dengan rata-rata 138 kejadian per bulan, dengan mayoritas korban berasal dari pengendara sepeda motor dan kalangan pelajar.

"Data ini adalah tanggung jawab moral kita bersama. Kita harus bekerja keras menekan angka pelanggaran untuk menyelamatkan nyawa," tegas KBP Taufiq di hadapan perwakilan Dinas PUPR, Perhubungan, Kesehatan, serta jajaran Ditlantas.

Sebagai solusi strategis, pertemuan ini fokus pada optimalisasi lima pilar keselamatan jalan yang tercantum dalam Peraturan Presiden No. 1 Tahun 2022. Kelima pilar itu meliputi sistem, kendaraan, pengguna jalan, infrastruktur jalan, dan penanganan pascakecelakaan.

Secara konkret, beberapa langkah segera akan diambil. Salah satunya adalah percepatan pemasangan rambu peringatan dan spanduk imbauan di titik-titik rawan kecelakaan. Dirlantas juga akan mengoordinasikan dengan BP Batam untuk mempermudah perizinan pemasangan media himbauan di jalan raya.

"Spanduk yang terpasang tepat dan terlihat oleh pengendara diharapkan bisa menjadi pengingat agar mereka lebih waspada," jelas KBP Taufiq.

Sinergi antarinstansi menjadi kata kunci. Forum LLAJ didorong untuk menjadi motor penggerak, memanfaatkan inovasi seperti aplikasi Siantan milik Dinas PUPR untuk melaporkan kerusakan jalan. 

Baca juga: Kepala BP Batam Sambut Baik Kepengurusan Baru KADIN, Dorong Sinergi dan Energi Positif Bagi Ekonomi Batam 2026

Prinsip Koordinasi, Komunikasi, Kolaborasi, dan Percepatan Informasi (K3I) ditekankan sebagai fondasi kerja sama.

Harapannya jelas: menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kepri saat berkendara dan menekan angka pelanggaran serta fatalitas kecelakaan di tahun 2026. 

"Kita ingin masyarakat berangkat dengan aman dan pulang dengan selamat. Sinergi ini kunci utamanya," pungkas KBP Taufiq menutup arahan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :