Usai Janji Rotasi, Kepala Bea Cukai Batam dan 36 Pejabat Lainnya, Jadwal Masih Ditunggu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat mengisi acara di Kementerian Keuangan RI.
Jakarta, Batamnews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas untuk membenahi internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pada hari ini, ia melakukan rotasi besar-besaran terhadap sejumlah pejabat di lima pelabuhan besar Indonesia.
Langkah ini merupakan realisasi dari janjinya kemarin untuk melakukan perombakan guna memperkuat penerimaan negara dan menutup celah kebocoran.
"Saya akan melantik sekitar 36 pejabat bea cukai baru. Saya putar, saya rotasi, yang nggak perform saya geser ke pinggir," tegas Purbaya di Istana Negara, Jakarta, seperti dikutip dari pernyataannya.
Pelabuhan yang menjadi sasaran rotasi meliputi titik-titik vital seperti Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Emas (Semarang), Tanjung Perak (Surabaya), Batam, serta wilayah Sumatera Utara. Kepala Bea Cukai Batam tercatat sebagai salah satu pejabat yang diganti.
Purbaya menyatakan, rotasi ini bukan sekadar mutasi biasa. Tidak semua pegawai yang diputar akan mendapatkan posisi baru. Beberapa di antaranya terancam dibebastugaskan atau dirumahkan, bergantung pada hasil evaluasi mendalam yang sedang dilakukan.
"Kalau saya cuman ngomong aja, saya enggak akan memberi shock kan, enggak akan gerak. Sekarang saya shock yang besar-besar, Tanjung Priok saya pindahin, Batam saya pindah. Semarang, Surabaya. Saya harapkan nanti bisa bekerja lebih baik lagi," ungkap Purbaya mengenai strategi kejutnya.
Ia berharap langkah ini mampu meniupkan semangat baru dan meningkatkan kinerja institusi bea cukai.
"Kita ingin semangat baru dalam bea cukai bahwa kita harus bekerja lebih baik daripada yang sebelum-sebelumnya," tegasnya.
Baca juga: Bea Cukai Batam Dorong Reekspor Limbah B3, 25 Kontainer Sudah Dikembalikan
Meski rencana pelantikan pejabat baru tersebut disebutkan akan dilaksanakan sore ini di Gedung Juanda Kementerian Keuangan, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi atau informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan acara tersebut.
Langkah Purbaya ini dinilai sebagai bentuk konkret untuk memacu kinerja bawahannya, terutama para pengawas aktivitas kepabeanan di pelabuhan-pelabuhan utama, sekaligus peringatan keras agar tidak lagi membiarkan penerimaan negara bocor.

Komentar Via Facebook :