Kapolda Kepri Buka Suara: Kasus Gustian Riau Masih Diselidiki, Video Viral Didalami

Kapolda Kepri Buka Suara: Kasus Gustian Riau Masih Diselidiki, Video Viral Didalami

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin Foto : Tommy Purniawan

Nurjali

Batam, Batamnews - Penyelidikan atas laporan mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam, Gustian Riau, ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri masih terus berlangsung. 

Polisi mendalami kebenaran dugaan pemerasan serta menguji keaslian video yang viral di media sosial. Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, menegaskan proses hukum masih berada pada tahap penyelidikan. 

“Laporannya masih didalami Ditreskrimsus sejak Gustian membuat laporan,” kata Asep, Rabu, 7 Januari 2026 sore.

Baca juga: Istri Lurah Batam Diduga Tipu Warga Rp85 Juta Modus Tiket Ferry Murah ke Singapura

Menurut Kapolda, Gustian Riau secara resmi melaporkan dugaan pemerasan pada Senin, 29 Januari 2026. 

Laporan itu diajukan menyusul beredarnya sebuah video yang memicu spekulasi publik. “Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta menelusuri bukti-bukti pendukung untuk memastikan apakah benar telah terjadi tindak pemerasan,” jelas Asep.

Asep menyebutkan, dalam laporannya, Gustian menyatakan merasa diperas namun belum mengetahui identitas pelakunya. Oleh karena itu, fokus penyelidikan tidak hanya pada motif pemerasan, tetapi juga pada autentisitas materi video yang beredar. 

“Selain fokus pada dugaan pemerasan, kita juga mendalami keaslian video yang viral di media sosial,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, telah menonaktifkan Gustian Riau dari jabatannya. Kebijakan ini, menurut Amsakar, diambil untuk menjaga martabat pemerintah daerah dan memastikan objektivitas proses hukum. 

“Keputusan tersebut bukan atas permintaan yang bersangkutan, melainkan kebijakan pimpinan daerah,” tegas Amsakar di Mapolresta Barelang, Selasa, 30 Desember 2025 sore.

Pemko Batam telah membentuk tim internal untuk mengkaji kasus ini, dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan kepegawaian dan perkembangan proses hukum.

Amsakar juga mengungkapkan upayanya menghubungi Gustian Riau pada Senin pagi, namun tidak mendapat respons. 

Baca juga: Bulog Siapkan 4.000 Ton Beras Premium Antisipasi Kelangkaan di Batam

Baru keesokan harinya, Gustian menghubungi balik menggunakan nomor berbeda. Dalam percakapan tersebut, Gustian menyatakan telah melaporkan kasus ke polisi dan mengklaim video yang beredar merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI).

Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan oleh Ditreskrimsus Polda Kepri masih berjalan untuk mengungkap kebenaran di balik laporan dan video viral tersebut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :