Bulog Siapkan 4.000 Ton Beras Premium Antisipasi Kelangkaan di Batam

Bulog Siapkan 4.000 Ton Beras Premium Antisipasi Kelangkaan di Batam

Salah Seorang Karyawan Saay Menyusun Persediaan Beras, di Salah Satu Mall Foto : Dokumentasi Perum Bulog Batam

Nurjali

Batam, Batamnews - Menanggapi keluhan warga terkait kenaikan harga dan kekhawatiran kelangkaan beras, Perum Bulog Cabang Batam telah menyiapkan pasokan beras premium dalam negeri sebanyak 4.000 ton. 

Stok yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, itu disiagakan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di kota kepulauan tersebut.

Namun, hingga Rabu, 7 Januari 2026 siang, pasokan itu masih tertahan di daerah asal. Kepala Bulog Cabang Batam, Guido XL Preirera, mengungkapkan bahwa pengiriman tahap awal rencananya 1.000 ton, tetapi tertunda karena belum ada permintaan dari para distributor.

Baca juga: Bea Cukai Batam 2025: Raih Rp938 Miliar, 157,9% dari Target & Gagalkan Kerugian Negara

"Gudang Bulog di Batam siap, sampel berasnya juga sudah ada. Kami sudah tawarkan ke distributor, tapi tidak ada respons sama sekali," ujar Guido.

Beras dengan merek Sentra Rama dan Punakawa tersebut rencananya dikirim dalam kemasan polos 50 kilogram. Estimasi harga saat tiba di Batam sekitar Rp14.500 per kilogram, yang dinilai masih memberikan ruang keuntungan bagi distributor.

Menurut Guido, penyerapan yang rendah diduga karena kondisi pasar ritel Batam yang masih stabil. Hasil pemantauan bersama Satgas Pangan menunjukkan stok beras di pasaran masih tersedia, didukung pasokan dari daerah lain seperti Jawa Barat dan Jawa Timur.

Dari sekitar 20 distributor yang dikenal Bulog, termasuk lima distributor utama, belum ada yang menyatakan minat. 

Baca juga: Waspada DBD: Tanjungpinang Catat 497 Kasus, Tertinggi di Batu 9 dan Pinang Kencana

Meski begitu, Bulog memastikan kesiapannya. "Kalau sudah ada pesanan, meski hanya 100 atau 200 ton, pasti langsung kami kirim," tegas Guido.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi Bulog menghadapi potensi gangguan distribusi atau kelangkaan beras di kemudian hari, memastikan pasokan pangan tetap aman bagi masyarakat Batam.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :