Bea Cukai Batam 2025: Raih Rp938 Miliar, 157,9% dari Target & Gagalkan Kerugian Negara

Bea Cukai Batam 2025: Raih Rp938 Miliar, 157,9% dari Target & Gagalkan Kerugian Negara

Petugas Bea dan Cukai Batam Bersama Hasil Tegahan Sepanjang Tahun 2025 Foto : Humas Bea dan Cukai Batam

Nurjali

Batam, Batamnews - Kantor Bea dan Cukai (BC) Batam menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja yang solid. Capaian positif ditorehkan pada tiga pilar utama: penerimaan negara, pelayanan publik, serta pengawasan dan penindakan.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi BC Batam, Evi Octavia, menyatakan, “Kinerja ini menegaskan peran strategis kami sebagai pengumpul penerimaan negara, fasilitator perdagangan, dan pelindung masyarakat,” dalam keterangan resminya, Rabu, 7 Januari 2026.

Pencapaian terbesar terlihat dari sisi penerimaan negara. BC Batam berhasil mengumpulkan Rp938,79 miliar. Angka ini setara dengan 157,9% dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp594,55 miliar.

Baca juga: Rencana Kantor Baru Lurah Sukajadi Belum Batal, Kecamatan Sebut Masih Ditunda

"Real ini menunjukkan optimalisasi pengelolaan potensi di tengah dinamika ekonomi global," ujar Evi.

Rincian pencapaian itu adalah:

  1. Bea Masuk: Rp401,84 miliar (naik 3,39% dari 2024)
  2. Bea Keluar: Rp463,31 miliar (melonjak 146,1%)
  3. Cukai: Rp73,65 miliar (tumbuh 93,93%)

Penerimaan juga didukung penegakan administratif, seperti SPTNP (Rp42,25 miliar) dan mekanisme Ultimum Remedium (Rp7,01 miliar).

Di sisi pengawasan, aparat BC Batam menunjukkan keseriusan menegakkan hukum. Sepanjang 2025, nilai barang hasil penindakan mencapai Rp243,21 miliar. Tindakan ini berhasil mencegah potensi kerugian negara sebesar Rp61,91 miliar.

Jumlah Surat Bukti Penindakan yang diterbitkan melonjak 139,5% menjadi 2.261 kasus. Barang sitaan didominasi hasil tembakau ilegal (29,61 juta batang) dan minuman keras.

Yang patut dicatat, penindakan terhadap narkotika, psikotropika, dan prekursornya berhasil menggagalkan berbagai modus penyelundupan. 

Evi menyebut operasi ini diperkirakan menyelamatkan lebih dari 5,35 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba dan menghemat potensi biaya rehabilitasi kesehatan hingga Rp8,56 triliun.

"Keberhasilan ini buah sinergi kuat dengan BNN, Polri, dan instansi terkait," tegasnya.

Baca juga: Waspada DBD: Tanjungpinang Catat 497 Kasus, Tertinggi di Batu 9 dan Pinang Kencana

Di bidang pelayanan, kepuasan pengguna jasa terjaga. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) BC Batam konsisten di kategori ‘Sangat Baik’ dengan skor 3,68 dari 4, meningkat dari tahun sebelumnya (3,62). Sepanjang tahun, pihaknya juga aktif melakukan 107 kunjungan ke pelaku usaha dan 123 audiensi.

Ke depan, BC Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan kolaborasi guna menjaga kedaulatan ekonomi dan keamanan negara di wilayah perbatasan strategis ini.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :