Ejekan, Uang, dan Handphone Pemicu Pembunuhan Bella di Lubuk Baja
Pelaku Tegar Saat Ditemui di Polsek Lubuk Baja. Foto : Tommy Purniawan
Batam, Batamnews - Kasus pembunuhan Bella (19), wanita asal Sumatera Selatan yang ditemukan meninggal di kamar kosnya di Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis, 18 Desember 2025 silam, akhirnya terungkap.
Motif pelaku ternyata berakar dari hal-hal yang tampak sepele: ejekan, masalah keuangan, dan perselisihan soal handphone.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas Ardianto, menyatakan bahwa Bella dan pelaku memiliki hubungan layaknya pasangan. Namun, hubungan itu penuh gejolak. Dalam sepekan sebelum kejadian, keduanya kerap bertengkar.
"Pemicunya berlapis," jelas Noval, Rabu, 31 Desember 2025 sore.
Baca juga: Kronologi Lengkap Pembunuhan Bella di Kos: Pelaku Putar Musik Keras hingga Cium Dahi Korban
Pertama, soal uang. Sehari sebelum pembunuhan, Bella dan pelaku sama-sama bekerja di sebuah restoran di Lubuk Baja. Mereka berselisih terkait pembagian gaji Bella.
Kedua, konflik dipicu penggunaan handphone. Keduanya diketahui menggunakan dua unit ponsel secara bergantian, yang menimbulkan gesekan.
Namun, yang menjadi pemicu ledakan amarah pelaku adalah ejekan. Pelaku mengaku kerap diejek Bella soal penghasilannya. Rasa sakit hati itu memuncak ketika Bella juga menghina orang tua pelaku, padahal uang sudah diberikan kepadanya.
Emosi yang memuncak itu berubah menjadi rencana jahat. Dari pemeriksaan, polisi menemukan fakta bahwa pelaku telah menyiapkan alat, yaitu sebuah baju kerja berwarna merah milik Bella.
"Aksi dilakukan dengan persiapan. Pelaku mematikan lampu, menutup pintu, dan memutar musik lewat YouTube untuk menutupi suara," papar Noval.
Dengan menggunakan baju tersebut, pelaku mencekik Bella dan membungkam mulutnya hingga korban mengeluarkan darah dari mulut dan tewas.
"Diduga, ini adalah perbuatan yang direncanakan sebelumnya," tegas Noval.
Baca juga: 1,5 Jam Usai Bunuh Bella di Kos, Pelaku Langsung Ditangkap Polisi
Hasil olah TKP dan autopsi memperkuat dugaan pembunuhan berencana. Polisi kini menyiapkan berkas perkara untuk dilimpahkan ke Kejaksaan. Pra-rekonstruksi dan rekonstruksi juga akan digelar untuk menyempurnakan penyidikan.
"Hingga saat ini, pelaku diduga kuat telah berniat membunuh korban," tutup Noval, mengakhiri penjelasan tentang kisah cinta yang berubah menjadi tragedi memilukan.
Komentar Via Facebook :