Fakta Terbaru Ledakan Kapal Federal II: 18 Korban Jiwa, Polisi Ungkap Penyebab dan Calon Tersangka
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin Bersama Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin Saat Mendatangi PT ASL Shipyard Beberapa Waktu Lalu.
Batam, Batamnews - Polisi menyatakan akan segera menetapkan tersangka dalam kasus ledakan Kapal Federal II yang menewaskan 13 pekerja di PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu, 15 Oktober lalu. Sebelumnya pada 24 Juni 2025, empat pekerja tewas di kapal tanker Federal II meledak saat dalam perbaikan di area yang sama.
Artikel ini telah tayang di Batamnews.co.id dengan judul "PT ASL, Galangan Paling Mematikan di Batam, Total Lebih dari 20 Pekerja Tewas", Klik untuk baca: https://batamnews.co.id/berita-123033-pt-asl-galangan-paling-mematikan-di-batam-total-lebih-dari-20-pekerja-tewas.html
Artikel ini telah tayang di Batamnews.co.id dengan judul "PT ASL, Galangan Paling Mematikan di Batam, Total Lebih dari 20 Pekerja Tewas", Klik untuk baca: https://batamnews.co.id/berita-123033-pt-asl-galangan-paling-mematikan-di-batam-total-lebih-dari-20-pekerja-tewas.html
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, pada Senin, 27 Oktober 2025 sore mengonfirmasi bahwa proses hukum telah memasuki tahap penyidikan.
"Hasil gelar perkara sudah naik ke penyidikan. Dalam waktu dekat kita akan menetapkan tersangka," ujarnya.
Zaenal menjelaskan bahwa pihaknya terus mendalami kasus ini melalui serangkaian diskusi dan gelar perkara untuk memastikan semua alat bukti terkumpul sebelum menetapkan tersangka. Ia juga meminta dukungan masyarakat.
"Kita akan gelarkan lagi kasus ini. Saya meminta doa agar kasus ini segera terungkap," tambahnya.
Ledakan ini merupakan kali kedua menimpa Kapal Federal II. Sebelumnya, kasus serupa telah merenggut nyawa lima pekerja dan berkasnya hampir masuk persidangan. "Dari dua kejadian ini, total korban jiwa sudah 18 orang. Semoga untuk kasus kedua ini, tersangka segera ditetapkan," harap Zaenal.
Pernyataan serupa disampaikan Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 26 saksi, mulai dari rekan kerja, saksi di lokasi, hingga pihak manajemen.
"Kami masih melakukan penyidikan untuk menentukan tersangka. Beberapa barang bukti telah diamankan dan Tim Inafis Mabes Polri masih membantu olah TKP," jelas Debby.
Sementara itu, dari informasi yang beredar, ledakan diduga dipicu oleh percikan api di dalam tangki kapal. Alih-alih memadamkannya, pekerja yang melihat justru meninggalkan lokasi, sehingga api membesar dan akhirnya meledak.
Akibat ledakan itu, banyak pekerja yang mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal beracun, dan sebagian lainnya menderita luka bakar.
Baca juga: Korban Ledakan Kapal Federal II di PT ASL Batam Bertambah, Imam dan Edison Berpulang
Zaenal menegaskan, jajarannya masih melakukan gelar perkara untuk menyelidiki ada tidaknya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini.
"Kami menunggu hasil gelar perkara sebelum menetapkan tersangka," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :