Viral Bawang Dibuang di Melcem Batam, Warga Berebut dan Jual Online Rp 5 Ribu/kg

Viral Bawang Dibuang di Melcem Batam, Warga Berebut dan Jual Online Rp 5 Ribu/kg

Tangkapan layar salah satu akun yang menjual bawang-bawang temuan tersebut dengan harga murah, melalui live streaming.

Nurjali

Batam, Batamnews - Tumpukan bawang merah dan bombai tergeletak dibuang di kawasan Melcem, Batam, pada Minggu, 26 Oktober 2025. Kejadian itu ramai setelah foto dan videonya tersebar di media sosial.

Bawang yang dibuang dalam jumlah banyak itu langsung mengundang perhatian warga. Banyak yang memunguti, bahkan sampai berebut mengambilnya.

Tak berhenti di situ, ada warga yang memanfaatkan bawang-bawang itu untuk dijual kembali secara online. 

Baca juga: Satgas Pangan Polres Karimun Cek Harga Beras, Pastikan Tetap Sesuai HET dan Stabil di Pasaran

Seorang akun TikTok dengan nama samaran "w*******n" menawarkannya dengan harga sangat murah: Rp5 ribu per kilogram.  

Dia mengakui dengan terbuka bahwa bawang yang dijualnya berasal dari lokasi viral di Melcem.

Harga semurah itu tentu mengundang tanda tanya: dari mana asal bawang ini, dan apakah masih layak konsumsi?

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam, Mardanis, menyatakan bahwa ini bukan wilayah kewenangannya.  

Menurutnya, pengawasan komoditas seperti ini menjadi tanggung jawab Balai Karantina dan Bea Cukai.

Baca juga: Ribuan Karung Bawang Bombay Dibuang Misterius di Batuampar, Dinkes Batam Ingatkan Warga Tak Konsumsi Berlebihan

"Coba tanya ke Karantina. Tak ada urusan harus urus sampai ke sana," ujarnya.

Sikapnya yang terkesan melepas tanggung jawab ini memantik pertanyaan publik: siapa sebenarnya yang harus menjaga keamanan pangan di Batam?

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :