HUT TNI AL ke-80, LANAL Bintan Bangun Tambak Udang Vaname untuk Kemandirian Pangan

HUT TNI AL ke-80, LANAL Bintan Bangun Tambak Udang Vaname untuk Kemandirian Pangan

Bupati Roby Tabur Benih Udang Vaname di Tambak Ketahanan Pangan LANAL Bintan, Proyeksi Panen 4,2 Ton.

Nurjali

Batam, Batamnews - Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bintan terus digencarkan. Bukan hanya dari Pemerintah Daerah, dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk Pangkalan Angkatan Laut (LANAL) Bintan.

Senin, 8 September 2025, Bupati Bintan Roby Kurniawan terlihat begitu kompak bersama Komandan LANAL Bintan Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Bintan saat menabur benih udang di Desa Pengujan. 

Udang yang dibudidayakan adalah jenis vaname (litopenaeus vannamei), dikenal juga dengan nama udang kaki putih atau udang putih pasifik.

Baca juga: Peringatan Maulid Nabi 1447 H di Bintan, Diiringi Doa untuk Keselamatan Bangsa

Roby menyebut, kegiatan ini bukan sekadar menabur benih, tapi juga menabur harapan.

“Apresiasi kami atas nama Pemerintah Daerah kepada TNI AL, khususnya LANAL Bintan. Hari ini bukan sekadar kita menabur benih, tapi sekaligus menabur harapan untuk masa depan yang lebih baik, dengan kemandirian pangan yang dimulai dari daerah,” ujarnya.

Tambak Udang Ketahanan Pangan LANAL Bintan ini berdiri di atas lahan seluas 5 hektare. Sebanyak 160 ribu benih ditebar di 9 kolam budidaya. Diproyeksikan, hasil panen bisa mencapai 4,2 ton, dengan target keberhasilan panen 80–90 persen atau sekitar 140 ribu ekor udang hidup berbobot rata-rata 30 gram saat panen.

Komandan LANAL Bintan, Kolonel Eko, menjelaskan bahwa persiapan budidaya ini sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Program ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT TNI AL ke-80.

“Langkah ini adalah ikhtiar bersama untuk memperkuat pangan, khususnya di sektor perikanan budidaya,” terangnya.

Udang vaname sendiri menjadi salah satu komoditas favorit di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), hampir seluruh petambak di Indonesia mengembangkan jenis udang ini. 

Baca juga: Bintan Trekking 2025 Siap Digelar 12-13 September, Tambah Event Fun Trail Run

Dengan masa panen hanya sekitar 4–5 bulan, atau bahkan bisa 3 bulan jika pertumbuhan cepat, udang vaname dinilai sangat menjanjikan.

Roby berharap keberadaan tambak ini bisa menjadi salah satu kekuatan baru untuk meningkatkan ketahanan pangan di Bintan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus berkolaborasi mewujudkan kemandirian pangan demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :