Kasus Kecelakaan Maut Nissan GT-R di Jalan Ahmad Yani Batam, Keluarga Korban Desak Keadilan
Keluarga saat melihat wajah Sondang untuk yang terakhir kalinya, sebelum dimakamkan di Belawan, Medan. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews – Jenazah Sondang Boru Hutapea, korban kecelakaan maut di Jalan Ahmad Yani, Batam, telah dimakamkan di kampung halamannya, Belawan, Medan pada Kamis (21/8/2025) siang. Suasana duka begitu terasa saat keluarga besar mengantarkan kepergian almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir.
Prosesi pemakaman yang berlangsung khidmat itu sempat ditayangkan secara langsung di media sosial oleh kerabat korban, Rosida, live dengan durasi 22 menit 13 detik. Dalam tayangan tersebut, terlihat rangkaian doa pelepasan jenazah hingga proses pemakaman yang penuh isak tangis. Berbagai komentar dari sahabat dan kerabat pun membanjiri siaran langsung, mendoakan dan mengenang sosok Sondang semasa hidupnya.
Aurora, sepupu korban, mengaku sangat terpukul atas musibah ini. Ia menegaskan bahwa pengemudi mobil sport Nissan GTR hitam BP 77 KV, Brandon Yeoh, harus bertanggung jawab penuh atas kematian kakaknya. "Kita berharap tegakan undang-undang yang sudah ditetapkan," ujarnya dengan nada tegas, Jumat (22/8/2025).
Aurora juga menyebut keluarga besar masih berembuk di Medan untuk menentukan langkah hukum ke depan. Meski masih dirundung duka, mereka berharap pihak kepolisian segera menetapkan Brandon sebagai tersangka.
Sementara itu, penyidikan kasus ini masih berlangsung. Unit Lakalantas Polresta Barelang telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Hingga kini, Brandon masih berstatus saksi dan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, Selasa (19/8/2025), di depan Pertokoan Anggrek Sari, Jalan Ahmad Yani. Mobil Nissan GTR yang dikendarai Brandon melaju dari arah Simpang Kara menuju Simpang Frangky. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak motor Yamaha Mio J merah yang dikendarai Sondang dari arah yang sama. Akibat benturan keras, Sondang mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia di RS Bhayangkara.
Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran melibatkan mobil mewah bernilai miliaran rupiah dan menelan korban jiwa. Keluarga kini mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas sesuai aturan yang berlaku.
Komentar Via Facebook :