Jadwal KM Sabuk Nusantara 36 Voyage 20, Agustus 2025: Layani Sintete hingga Tanjungpinang
KM Sabuk Nusantara 36. (Foto: istimewa)
Tanjungpinang, Batamnews – Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 36 kembali beroperasi melayani lintasan perintis di wilayah Kepulauan Riau, Kalimantan, hingga Tanjungpinang pada Voyage 20 Tahun 2025. Jadwal pelayaran kapal ini dimulai pada Jumat, 22 Agustus 2025, dari Pelabuhan Sintete, Kalimantan Barat, dan berakhir kembali di Sintete pada Minggu, 31 Agustus 2025.
Berdasarkan informasi resmi yang diterima, berikut jadwal lengkap kedatangan (ETA) dan keberangkatan (ETD) KM Sabuk Nusantara 36:
-
Sintete – Kedatangan Jumat, 22 Agustus 2025 pukul 16.00 WIB, berangkat pukul 16.00 WIB.
-
Serasan – Sabtu, 23 Agustus 2025 tiba pukul 07.00 WIB, berangkat pukul 09.00 WIB.
-
Subi – Sabtu, 23 Agustus 2025 tiba pukul 16.00 WIB, berangkat pukul 22.00 WIB.
-
Penagi – Minggu, 24 Agustus 2025 tiba pukul 07.00 WIB, berangkat pukul 11.00 WIB.
-
Pulau Laut – Minggu, 24 Agustus 2025 tiba pukul 20.00 WIB, berangkat pukul 22.00 WIB.
-
Sedanau – Senin, 25 Agustus 2025 tiba pukul 06.00 WIB, berangkat pukul 09.00 WIB.
-
Midai – Senin, 25 Agustus 2025 tiba pukul 16.00 WIB, berangkat pukul 18.00 WIB.
-
Tarempa – Selasa, 26 Agustus 2025 tiba pukul 07.00 WIB, berangkat pukul 09.00 WIB.
-
Letung – Selasa, 26 Agustus 2025 tiba pukul 15.30 WIB, berangkat pukul 17.00 WIB.
-
Tanjungpinang – Rabu, 27 Agustus 2025 tiba pukul 15.00 WIB, berangkat Jumat, 29 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB.
-
Tambelan – Sabtu, 30 Agustus 2025 tiba pukul 16.00 WIB, berangkat pukul 18.00 WIB.
-
Sintete – Minggu, 31 Agustus 2025 tiba pukul 07.00 WIB.
Manajemen kapal mengingatkan bahwa jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu, menyesuaikan dengan kondisi cuaca maupun teknis pelayaran.
KM Sabuk Nusantara 36 merupakan salah satu kapal perintis yang vital bagi konektivitas antar pulau di wilayah perbatasan. Selain menjadi sarana transportasi masyarakat, kapal ini juga berperan penting dalam mendukung distribusi logistik, kebutuhan pokok, serta aktivitas ekonomi lintas daerah.
Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan diimbau untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan, tiba lebih awal di pelabuhan, serta selalu memperhatikan pengumuman resmi terkait kemungkinan perubahan jadwal.

Komentar Via Facebook :